Harukaina03's Reading List
2 stories
Break The Sand Castle by 0160thFigureOMist
0160thFigureOMist
  • WpView
    Reads 3,944
  • WpVote
    Votes 522
  • WpPart
    Parts 29
Berjalan dalam kelambatan, terasa dekat namun tak tergapai. Bagai teman yang begitu jauh, awan-awan menemani walau dia nyatanya akan hendak pergi. Menyampuri awan-awan lainnya di area lain, meninggalkannya usai mewarnai biru di angkasa. Bagai perumpamaan yang menyedihkan, dia hendak memohon agar semua kepergian itu tidak terkabulkan. Geresak runtuhan cat hitam besi-besi setengah berkarat menempeli seragamnya ketika dia bangkit. Menoleh ketika rangkaian suara dentangan melangkahi atap hitam, dari rangkaian tangga dinding dekat pintu diantara sambungan dua gerbong disana, dia melihat pemuda bersurai hitam, setengah panjang namun tak terurus, hanya sedikit basah. Matanya sayu namun tajam, tubuhnya tak besar namun menjulang tinggi. Mengenakan seragam yang serupa, tanpa sebuah syal walau dia tahu Desember akan segera menyapa. Dia menatapnya, pemuda itu sibuk pada pandangan dihadapannya. "Ada yang kurang, ya." Taehyun tak ingin menjawabnya, namun Beomgyu mencelanya tepat masuk di hati dengan perkataan. Bagai satu gambaran puzzle yang tak terselesaikan dikarenakan potongannya yang lenyap, Taehyun tak merasakan kesempurnaan yang puas didalam benaknya. "Kalau begitu ... Masa lalu itu bagai salju." Sahut Beomgyu. "Kau bisa mulai untuk melupakannya ketika kau tahu bila dia itu nyatanya sudah bagai salju." Salju tak abadi. Taehyun tahu. . . . . . [Kastil Dimana Aku mengharapkan Semua Termasuk Sosok yang Kuharapkan di Gerbang Sana] Fanfiction [Fiksi Penggemar] [Friendship] Hanya karya fiksi semata dan tak memiliki hubungan dengan dunia nyata. Dan lagi, abal-abal dari amatiran. [Made: 25/06/2021] [Book: 27/06/2021] [Published: 03/07/2021] Ongoing
[✓] APOLOGY by ParkCath
ParkCath
  • WpView
    Reads 1,497
  • WpVote
    Votes 232
  • WpPart
    Parts 1
「 𝐎𝐧𝐞 𝐒𝐡𝐨𝐨𝐭 - 𝐘𝐞𝐨𝐧𝐣𝐮𝐧 」 Mungkin tingkah nakal Yeonjun yang kelewatan sudah nyaris setara dengan kelakuan anak iblis. Tapi itu tidak akan mengubah fakta, bahwa remaja lelaki berumur enam belas tahun tersebut tetap memiliki ketakutan terbesarnya. Yang ia butuhkan hanyalah sedikit lagi waktu agar bisa menebus kesalahan dan menerima maaf dari deretan korban yang pernah menderita akibat ulahnya. Siapa sangka hal mengejutkan justru banyak terjadi saat ia tengah berjuang sendirian memperbaiki semuanya. Di samping itu, mimpi buruk yang terus menggentayangi Jiwoo ternyata bukanlah karena perbuatan Yeonjun. Cover by : @Naazea ©ParkCath, 2020