youricha9
- Reads 645
- Votes 59
- Parts 12
[VOTE DULU SEBELUM BACA]
Ini kisah ku, kisah seorang remaja yg baru menginjak usia 16 tahun saat dimana aku baru merasakan cinta dengan orang yg sangat berbeda denganku, bukan perbedaan cantik dan tidak cantiknya, bukan juga perbedaan harta dan martabat keluarganya, tapi perbedaan menyembah tuhan yang sangat jelas berbeda.Semua perbedaan itu terlihat jelas di depan mata tapi entah mengapa saat dia memintaku untuk menjadi kekasihnya aku langsung mengangguk tanpa berpikir terlebih dahulu. Dan sekarang aku merasakan kegelisahan yang baru aku rasakan. Aku selalu bertanya pada Tuhanku
"Tuhan apakah aku salah mencintai umat yang berbeda keyakinan denganku?"
"Tuhan apakah aku harus mengakhirinya saja? Aku tak ingin menyakitinya aku juga tak ingin disakiti nya, harus bagaimanakah aku? Bertahan dengan segala perbedaan atau melepaskan dengan membawa kepedihan?"
************
LDR paling jauh ialah ketika aku ke gereja kamu ke masjid, ketika aku bernyanyi kamu beristighfar, ketika aku memegang salib kamu memegang tasbih. Ketika kamu menghadap kiblat aku menghadap rosario, maaf aku gak punya kekuatan untuk nyatuin jarak antar aku, tuhanku, tuhanmu dan kamu. Jadi tolong tanyakan kepada tuhanmu, bolehkah aku yang bukan hambanya mencintai umatnya? -Lucas Georgia Kavin
Ini semacam cinta segitiga, antara aku, tuhan dan kamu -Adiba Khaira