A Story Suggestion Requested
2 cerita
Land of Promising oleh Kucingrebahan
Kucingrebahan
  • WpView
    Membaca 2,263
  • WpVote
    Vote 347
  • WpPart
    Bab 26
Pernah kah kamu mendengar puisi di kala perang? Ketika darah bersimbah dan prajurit menari-nari atas kemenangannya, lalu menyanyikan himne tentang tanah yang menjanjikan. Yang mati akan dibiarkan termakan oleh gagak dan yang selamat akan dibawa bersama harta rampasan perang. Di sini, di tanah ini. Di mana konflik antar ras bergejolak, membuahi perang 100 tahun untuk memperubutkan hak kesetaraan antara Khii'tar, Khii'dar, N'asman, N'asmar, dan Odar. Seorang N'asman, manusia, laki-laki yang mati sebagai prajurit di medan perang dan ditarik oleh para N'asmar sebagai budak, memikat hati seekor gagak ketika kota kacau oleh serangan balasan dari N'asman. Sebuah janji pun terikat di antara mereka. Kemudian, perjalanan panjang untuk mengakhiri perang 100 tahun pun dimulai.
Rainy Room - 同 じ 夢 を 一 緒 に 見 た - oleh Taneda_Mayu0526
Taneda_Mayu0526
  • WpView
    Membaca 1,358
  • WpVote
    Vote 117
  • WpPart
    Bab 32
Ketika waktu perlahan membuatku melupakanmu, kenangan lama itu semakin terlihat begitu nyata. Dan aku kembali melihatmu di tempat semula. ~Kazuma ■ Bukan berarti aku akan kembali melupakanmu, hanya saja aku tau hatimu bukanlah untukku. ~Sakura ■ Kau selalu beranggapan bahwa aku adalah dirinya yang hilang. Mengingatku, sama halnya kau memikirkannya. Di sisi lain, kau tak pernah menunjukkan kesungguhanmu yang sebenarnya. Inikah perasaanmu pada semua orang? ~Hokuto ■ Dirimu adalah bentuk nyata dari sekian banyaknya gadis di dunia yang menyukaiku. Kadang ketakutanku hanya mengarah padamu. Jika kelak hatimu masih mengarah padaku, sementara dirimu telah berada dalam impian lain, akankah kau tetap menjaga sekian hati yang menginginkanmu? ~Ryosuke ■ Ini hanyalah sebuah fanfic khayalan, tentang bagaimana kisah kasih selama di sekolah. Dan bagaimana kerekatan persahabatan lama sebelum jalan yang mereka harus pilih benar benar berbeda. • Sebagian part didasarkan pada kejadian nyata, dan sebagian berbaur dengan imajinasi waktu itu. • Jadi, ini hanyalah cara pribadi menyampaikan makna dari pikiran yang sesungguhnya. Dimana saya hanya menulis untuk diri saya sendiri dan menjadikannya satu cara menyampaikan suasana kala itu. Ketika bibir tak mampu terucap, tulisan dapat tercipta dengan sebuah kiasan tak langsung dalam sebuah cerita hingga menciptakan satu keindahan untuk membacanya :)