fec
24 stories
Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta by AlviSyhrn
AlviSyhrn
  • WpView
    Reads 1,611,010
  • WpVote
    Votes 113,778
  • WpPart
    Parts 24
Kamu baru jatuh cinta. Dan, jutaan patah hati telah berbaris di balik pintu kamarmu. Jadi, sebelum patah hati mendobrak pintu kamarmu, aku menulis buku ini. Untukmu. Kita akan membahas semua tentang cinta: tentang apakah dia sedang memberikan harapan; orangtua yang tak merestui; cinta beda agama; risiko cinta diam-diam; kebohongan di balik i love you, too; kesendirian yang tak berujung. Semuanya. Tentang jatuh cinta. Terjawab. Di buku ini. Agar tak patah hati seperti kemarin-kemarin.
FIRST MISSION by dizappear
dizappear
  • WpView
    Reads 17,345
  • WpVote
    Votes 1,267
  • WpPart
    Parts 1
Pertama kali aku menyadari siapa aku, pertama kali aku mengerti apa tugasku, pertama kali juga aku menyerah atas segalanya.
About the Girl Who Took Pictures by prohngs
prohngs
  • WpView
    Reads 23,529
  • WpVote
    Votes 4,169
  • WpPart
    Parts 1
[1/1] Kuharap, aku tidak pernah tahu isi kamera gadis itu.
About the Girl Who Read Newspapers by prohngs
prohngs
  • WpView
    Reads 21,174
  • WpVote
    Votes 4,097
  • WpPart
    Parts 1
[1/1] Dia bilang, waktunya sebentar lagi. Dia bilang, kehadiranku membuatnya ingin memiliki lebih banyak waktu. Dia bilang, dia tidak seharusnya mengenalku. Dia bilang, selamat tinggal. Dia bilang, pergi, Rai.
About the Girl Who Dressed in Black by prohngs
prohngs
  • WpView
    Reads 21,970
  • WpVote
    Votes 4,114
  • WpPart
    Parts 1
[1/1] Hal yang kutahu mengenai gadis itu: dia suka warna hitam.
Melalui Lensa by prohngs
prohngs
  • WpView
    Reads 11,685
  • WpVote
    Votes 2,306
  • WpPart
    Parts 1
[1/1] Sebelum kakiku sempat melangkah mundur, jemarinya yang dingin mencengkeram tanganku. Dan bersama jiwaku di cengkeraman jemarinya itu, dia melompat. Seharusnya aku tidak pernah menyadari keberadaan sebuah siluet di layar kameraku.
Ke Tempat Aku Pergi Bersama Gadis Berpayung Merah by prohngs
prohngs
  • WpView
    Reads 13,434
  • WpVote
    Votes 2,284
  • WpPart
    Parts 1
[1/1] "Kau tidak perlu tahu siapa aku," kata gadis itu dengan suara lembutnya, seperti suara angin malam yang berhembus. "Datanglah bersamaku." Aku pikir, gadis ini sangat bodoh berpikir aku akan dengan senang hati datang entah ke mana dengan orang asing seperti dirinya. "Aku yakin kau akan senang datang bersamaku." Aku memperlihatkan wajah marahku. "Mengapa aku akan senang? Pergilah!" "Karena kau ingin mati, bukan?"
The House of the Montgomerys by prohngs
prohngs
  • WpView
    Reads 17,299
  • WpVote
    Votes 2,811
  • WpPart
    Parts 1
[1/1] Sebelum dia mendorong papan biru yang sudah kuketuk empat kali, gadis bersuara angin itu menoleh. "Kau," mulainya, "mungkin akan terkejut melihat ini." Setelah itu, dia mendorong pintu. Dan, teori kau-mungkin-akan-terkejut bukan hanya sebuah perkiraan yang tak berdasar. Aku memang terkejut.
Kalau Hujan Sudah Berhenti by prohngs
prohngs
  • WpView
    Reads 34,097
  • WpVote
    Votes 4,586
  • WpPart
    Parts 1
[1/1] "Kapan kau pergi dari situ?" tanyaku. "Kau bisa sakit." Seperti yang sudah-sudah, gadis itu menjawab, "Kalau hujan sudah berhenti."
Lelaki Tua yang Kehilangan Teman Baiknya by prohngs
prohngs
  • WpView
    Reads 12,895
  • WpVote
    Votes 3,218
  • WpPart
    Parts 1
[1/1] Seperti kata Dul, dia tidak mati. Hanya hilang. Seperti jam tanganku--dia masih ada, masih bisa dicari dan ditemukan. Hanya saja, di mana?