vlunllyu
- Reads 2,230
- Votes 252
- Parts 38
𝑴𝒐𝒓𝒂𝒚𝒂, mahasiswi Desain Komunikasi Visual yang perfeksionis, terjebak dalam skenario buatannya sendiri. Demi mengusir mantan kekasih yang terus mengusik, ia nekat menyewa 𝑻𝒂𝒆𝒗𝒂𝒏-mahasiswa Teknik Mesin yang dingin dan keras kepala-untuk menjadi pacar pura-puranya.
Moraya menginginkan sandiwara yang elegan dan terkendali, namun Taevan adalah aktor yang mustahil diatur. Di antara debat kusir, ego yang berbenturan, dan garis antara akting dan perasaan yang mulai kabur, Moraya menyadari satu hal: Taevan tidak berniat mengikuti naskahnya.
Saat kenyataan mulai lebih manis daripada skenario, apakah Moraya sanggup mengakhiri permainan ini, atau justru membiarkan Taevan menulis ulang akhir ceritanya?
(!)18+
©vlunllyu