saskeys
- Reads 22,175
- Votes 239
- Parts 6
[be wise, anak kecil dilarang baca!🔞]
Sebagai anak tunggal keluarga Wijaya yang terhormat, Yurica lahir dengan sendok emas di tangannya.
Pakaian mewah? Mobil sport? Pulau pribadi?
Semua itu bukan masalah. Hanya satu panggilan ke Daddy, dan segalanya bisa terbeli dalam sekejap.
Tapi apakah Yurica puas? Belum.
Orang boleh mencibir dan menyebutnya tidak tahu bersyukur. Tapi ada satu hal yang masih membuatnya merasa kosong, cinta.
Bukannya tidak ada pria yang menginginkannya. Masalahnya, mereka tidak pernah punya kesempatan. Karena Theodore selalu ada di sana.
Sahabat? Tidak. Pria itu bahkan tidak pernah mengakuinya. Tapi entah kenapa, dia selalu menempel, mengganggu, dan merusak semua rencana Yurica.
Apakah ini obsesi?
Atau ada sesuatu yang lebih dalam di antara mereka?
***
"Kamu bilang digesek aja, Theo. Ini kok malah dimasukin."
"Salahmu sendiri, Yurica." Tangannya menekan erat pinggang gadis itu. "Harusnya matamu yang genit ini hanya terpaku padaku."