MiUsagi_
- Reads 5,698
- Votes 536
- Parts 14
______________【ENTER】______________
"Aku tidak tahu harus berkata apa."
"Hei, kamu mau kemana?"
"Hah! Apa yang barusan kamu bilang?"
"Terima kasih mungkin itu yang bisa aku katakan."
"Terima kasih sudah mengkhawatirkanku."
"Tenanglah, aku tidak selemah itu."
"Hahaha, kamu benar-benar sangat lucu."
"Percayalah padaku!"
"Uhm, menyebalkan."
"Semuanya menyukaimu."
"Aku harap kamu bisa menerimaku."
"Kaulah alasan aku berusaha sekeras ini."
_____________________________________
Ada masa ketika sebuah kehidupan terasa begitu sederhana.
Sebuah sekolah baru. Wajah-wajah yang belum dikenal. Percakapan-percakapan kecil yang kelak mungkin akan berubah menjadi kenangan.
Ia datang sebagai seorang gadis yang hanya ingin menjalani hari-harinya sebagaimana mestinya-menapaki koridor yang asing, membuka lembaran yang belum pernah disentuh, dan menemukan tempat untuk dirinya sendiri di antara kehidupan yang terus bergerak.
Namun, beberapa pertemuan tidak pernah benar-benar sesederhana sebuah kebetulan.
Ada seseorang yang telah mengenalnya jauh sebelum seragam sekolah itu dikenakan. Ada suara-suara yang perlahan menjadi akrab, tatapan yang menyimpan sesuatu yang belum dapat ia mengerti, serta perasaan-perasaan yang tumbuh diam-diam seperti akar di bawah tanah-tak terlihat, tetapi semakin sulit dicabut.
Dan mungkin, di antara tawa, pertengkaran kecil, rahasia yang terkunci rapat, serta hari-hari yang tampaknya biasa saja, ia akan menemukan sesuatu yang selama ini tidak pernah berani ia bayangkan.
Kebahagiaan.
Tetapi, apakah sebuah lembaran baru selalu berarti meninggalkan masa lalu?
Apakah setiap pertemuan memang ditakdirkan untuk menjadi kenangan?
Dan jika pada akhirnya hatinya harus memilih, mampukah ia memahami perasaan yang bahkan belum sempat diberi nama?
Some stories begin with a meeting.
Some begin long before that.
_______【Let Me Treasure You】_______