RianyL's Reading List
2 stories
Dear KAI (END) by kaistal_saranghaja
kaistal_saranghaja
  • WpView
    Reads 8,937
  • WpVote
    Votes 517
  • WpPart
    Parts 30
Satu tahun setelah balik pacaran lagi, hubungan Kai dan Krystal masih adem ayem aja. Konflik-konflik kecil yang mereka alami paling-paling karena Kai tukang ngaret dan Krystal suka cemburu buta. Apalagi pas Kai syuting video klip bersama model kondang, Jessica. Tunggu! Konflik kecil? Adanya Jessica justru awal dari masalah Kai dan Krystal. Krystal yang masih anak SMA jelas nggak pede banget kalau dibanding-bandingkan dengan Jessica yang model. Mana mau Kai yang vokalis band ngetop EXO terus pacaran dengan anak SMA kalau ada model cuantiiik yang mau jadi pacarnya? Dan masalah demi masalah terus menguji cinta Kai dan Krystal. Mulai dari persiapan pernikahan kakak Kai, sampai ke peristiwa Kai memukul vokalis band lain dan kerusuhan yang menimpa konser EXO. Kalau masalahnya sebesar itu, mungkinkah cinta Kai dan Krystal bertahan? Ini FF squel dari KAI, I Love You yang aku ketik ulang dari novel Teenlit dengan mengganti castnya dengan kaistal Judul : Dear Dylan Pengarang : Stephanie Zen Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2014 ISBN : 6020304760, 9786020304762 Tebal : 328 halaman
Aku dan Tubuhku by dhebbysoru
dhebbysoru
  • WpView
    Reads 526
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 8
Aku dan tubuhku Membenci diri sendiri adalah pergumulan cukup berat. Terlahir sebagai diriku adalah suatu luka tersendiri. Aku adalah perempuan, dan aku membenci tubuhku bahkan ketika aku masih buta tentang perbedaan jender. Aku membenci tubuhku karena aku adalah perempuan, sosok yang dijadikan mangsa bagi mereka yang haus seks. Dulu aku tak paham apa itu, tapi itu menyakitkan. Dipaksa, dan aku hanya menitihkan air mata tak tahu kepada siapa memohon pertolongan. Aku hanya seorang gadis kecil yang tak paham apapun, selain hanya mampu menahan kesakitan yang diciptakan oleh seseorang yang selalu membayangi hidupku hingga kini. Mulutku ku bungkam berpuluh tahun, tak mampu mengisahkan kebenaran. Kau bertanya mengapa? Aku sendiri tak tau, gadis kecil polos, yang kepalanya belum mampu memikirkan sesuatu yang berat memilih bungkam, entah mengapa, aku bahkan tak ingat. Saat gadis kecil ini bertumbuh dewasa dan paham akan banyak hal, melihat dunia yang lebih luas dari dunia belasan hingga puluhan tahun lalu, inilah kata ku. Kau bertanya mengapa? Ke-perempuan-an ku saja adalah petaka, ke-perempuan-an ku saja adalah kutukan. Kau masih bertanya mengapa? Kebenaran pedih itu hanya akan menjadi batu kilangan yang menenggelamkanku dalam diskriminasi, stigma, dan hujatan. Kau masih ingin bertanya mengapa? Mampukah kau membantuku melepas batu kilangan ini? Mampukah kau membantuku agar aku keluar dari lautan diskriminasi, stigma, dan hujatan? Tidak, pertanyaan ku bukanlah mampu ataukah tidak. Pertanyaan ku adalah MAUKAH KAU MEMBANTUKU? BUKAN HANYA MELEPAS BATU KILANGAN ITU DAN MEMBANTU KU KELUAR DARI LAUTAN JAHAT ITU. TAPI, MAUKAH KAU MEMBANTU KU DENGAN TIDAK LAGI MENGALUNGKAN BATU KILANGAN PADA LEHER KU DAN MELEMPAR KU KE DALAM LAUTAN MENGERIKAN ITU? Aku Glori. Panggil saja Gege.