hayati02intan's Reading List
7 stories
Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END] by Fratkn
Fratkn
  • WpView
    Reads 1,796,311
  • WpVote
    Votes 80,212
  • WpPart
    Parts 56
"Lo gak sadar? Kita sama-sama hancur. Gak ada keharmonisan dikeluarga kita. Tapi lo bermimpi buat membangun rumah tangga sama gue? Lo pikir bisa? Lo yakin gak akan buat tuh anak menderita dengan kelakuan kita di masa depan? Lo yakin bisa jadi orang tua yang baik sedangkan darah lo mengalir dari dna seorang yang paling lo benci?!" "Lo mau buat gue mati ngenes kayak almarhumah nyokap lo? Atau mau sama-sama saling selingkuh kayak keluarga gue? JAWAB ZINO!" Kina hanya sekedar mantan kok bagi Zino. Iyakah? Tapi yakin hanya mantan? Memangnya ada mantan cemburu ketika melihat dia bersama yang lain? Ada ya mantan yang masih peduli? Mantan yang justru marah sampai berujung nikah? Nikahnya kepaksa karena situasi. Tapi perasaannya tulus dari hati. Mereka seperti sepasang sepatu yang melalui masalah hidup bersama dan melangkah tanpa arah yang jelas. Berusaha menemukan tempat terbaik sebagai tempat tujuan. Bagaimanakah cara dua broken home yang tak pernah merasakan kehangatan keluarga itu menciptakan sebuah keluarga yang harmonis demi buah hati mereka? Mampukah mereka menjadi orang tua yang baik? Sedangkan dalam hidup mereka sendiri tak pernah menemukan sosok yang bisa dijadikan sebagai panutan hidup. ____ ●Kalimat dalam cerita tidak baku ●Mungkin terdapat beberapa kesalahan yang tak disadari ~JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAKNYA SETELAH MEMBACA. BERUPA VOTE & KOMEN~ ---- Cerita yang saya buat semata-mata hanya untuk menghibur dan tidak untuk menyinggung pihak manapun. Maaf jika ada salah yang tidak saya sengaja ataupun tidak saya ketahui. ---- PERINGATAN..! CERITA YANG SAYA BUAT MURNI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. JADI TOLONG JANGAN COPY CERITA INI DENGAN ALASAN APAPUN..! PLAGIAT HARAP MENJAUH..! ___ Publikasi: 24-09-2023 ____
Rasi Rasa [Tamat] by triviaindriani
triviaindriani
  • WpView
    Reads 415,891
  • WpVote
    Votes 29,141
  • WpPart
    Parts 53
Rigel Tanudisastro. Salah satu most wanted guys yang terkenal dengan keahliannya meluluhlantakkan hati para gadis. Wajah rupawan, isi dompet mapan, belum lagi kemampuan bicaranya menggunakan bahasa roman. Namun, sayangnya, sekali dia dibuat jengkel oleh salah satu pacar, lidah manisnya berubah pahit, keluar semua binatang. Rigel suka membagi kalimat roman pada kaum hawa, tetapi itu sama sekali tidak berlaku untuk wakil ketua OSIS yang selalu membuatnya teriak-teriak di pagi hari, Alnilam Adena. Sebenarnya, Nilam adalah adik kelas Rigel, tetapi kelakuannya sama sekali tidak memperlihatkan rasa hormat junior kepada senior. Dia tidak akan sungkan menggunting celana pensil Rigel, tidak akan sungkan membuat Rigel jatuh kerlungkup untuk merazia sepatu branded yang melanggar tata tertib, serta tidak akan sungkan membotaki Rigel jika rambutnya diwarnai. Pokoknya, Nilam itu musuh Rigel! Namun, semuanya langsung jungkir balik ketika mereka mendapati apa yang terlihat di luar tidak selalu begitu di dalamnya. Rigel yang selalu sempurnya, nyatanya memiliki kekurangan yang besar dalam hidupnya. Nilam yang selalu tegas, nyatanya adalah gadis yang rapuh. Mereka menjadi dekat dan berusaha untuk menolong satu sama lain. Lalu, tanpa sadar telah mengundang sebuah perasaan yang dianggap paling mustahil muncul di antara mereka. Cinta. Semuanya tidak semulus fiksi. Tentang masa lalu keluarga mereka dan tentang penolakan tegas Pak Angga, ayah Rigel, menjadi tantangan terbesar untuk mereka. Seharusnya mereka ada dalam satu rasi. Namun, jika Tuhan sudah berkendak lain, mereka bisa apa, selain berusaha untuk menerima kenyataan? (26 Oktober 2019-5 Januari 2020) (Publikasi ulang: 03 Juli 2022-17 Juli 2022) *** Cerita ini pure bin murni hasil imajinasi dan renungan keras author. Mohon dihargai dengan cara terbaik versi kalian.
Damian & Evelyn | END by Shineeminka
Shineeminka
  • WpView
    Reads 1,539,514
  • WpVote
    Votes 47,461
  • WpPart
    Parts 8
Penulis : Shineeminka Cover : Ghinabastiana "Kenapa aku terlahir berbeda?" Kalimat itulah yang selalu Evelyn tanyakan saat ia dikucilkan oleh orang-orang sekitarnya karena dia hanya memiliki satu tangan, bahkan gara-gara ketidak sempurnaannya itu Evelyn harus mendapatkan prilaku tidak baik dari ayahnya sendiri. Sosok ayah yang seharusnya dapat menjadi pelindungnya dari rasa sakit tapi pada kenyataannya malah dialah yang menorehkan luka yang begitu dalam pada diri Evelyn, hanya sosok ibulah yang menjadi pelindung dan penopangnya. "Andai aku diberi kesempatan oleh Tuhan untuk memilih, aku akan lebih memilih untuk tidak terlahir di dunia ini."
CHANGE [END] by QUEENZA_SYA
QUEENZA_SYA
  • WpView
    Reads 152,452
  • WpVote
    Votes 12,415
  • WpPart
    Parts 26
Belum direvisi. Rank #5 in Hidayah (10-04-2019) Rank #8 in Istiqomah (27-02-2019) Seorang gadis bernama Afifa Nahda Rafanda, yang bersekolah di SMA Bangsa, sekolah yang cukup elit. Dia baru beberapa bulan yang lalu putus dari kakak kelasnya, yang kerap disapa Bara. Dia memutuskan hubungannya karena merasa dipermainkan. Hal itu membuat hatinya sangat sakit, apalagi saat curhatannya tidak didengarkan Alya, karena sahabatnya ini sama sekali tidak suka dengan hubungan palsu yang dijalani Afifa. Apalagi kedua orang tua Afifa sama sekali tidak mengizinkannya untuk berpacaran. Perlahan Afifa mulai melupakan dunia cintanya. Sampai akhirnya dia bertemu dengan kakak kelasnya yang bernama Dhafin Ghifari, sosok laki-laki yang banyak diidolakan wanita di sekolahnya. Dhafin juga terlahir dari keluarga yang kaya, apa yang Dhafin inginkan pasti bisa ia dapatkan, tapi seketika suasana berubah. Dhafin menjadi orang yang keras, karena kejadian yang menimpa keluarganya. Dia bertekad untuk balas dendam dengan keluarga Bara. Kehidupan Afifa semakin rumit saat dia mengenal Dhafin. Apakah Afifa bisa melupakan dunia cintanya dan fokus memperbaiki diri? Kejadian apa yang sebenarnya menimpa keluarga Dhafin? Dan apakah Bara akan terus mengusik kehidupan Afifa? Semuanya akan terjawab lewat cerita ini.
FADED | End of Our Story by Dallas_93
Dallas_93
  • WpView
    Reads 254,652
  • WpVote
    Votes 28,489
  • WpPart
    Parts 46
FADED, the second story of DEFENDER! Disarankan untuk membaca DEFENDER terlebih dahulu. ---- Ia aktif dalam membicarakan cinta, namun pasif dalam memperjuangkannya.
DEFENDER [End] by Dallas_93
Dallas_93
  • WpView
    Reads 250,343
  • WpVote
    Votes 6,731
  • WpPart
    Parts 8
©2019 Story by Dallas_93 . . . . . MY 1ST TEEN STORY Tak pernah ada kata terucap dari mulut Davian tentang apa yang selalu dilakukannya terhadap Safaa. Gadis cupu dan dicap sebagai nerd di SMA Pelita Bangsa yang selalu menjadi bahan bullyan di sekolahnya. Kalau Safaa dihina, Davian datang menghalau. Kalau Safaa disakiti, Davian datang menolong. Kalau Safaa dipermainkan, Davian datang menghentikan. Bahkan, ketika Safaa dipermalukan, tubuh tegap Davian hadir melindungi Safaa. Banyak hal yang sudah dilakukan Davian untuk Safaa, namun sekalipun tak pernah terucap dari bibir Davian, bahkan hanya untuk sekedar berbasa-basi menyapa Safaa. Di hari-hari biasa, ketika mereka berpapasan, Davian menampilkan sikap seolah ia dan Safaa tidak pernah saling mengenal. Namun, ketika sesuatu terjadi pada Safaa, Davian akan hadir di barisan paling depan untuk menolong Safaa. Banyak hal yang harusnya ditanyakan oleh Safaa, namun hal itu tidak berani Safaa utarakan. Hingga ia, hanya mampu menganggap Davian sebagai pelindung sekaligus pembela dirinya. Namun hatinya, berkata lain. Benarkah hanya itu saja? --- "Aku perlu kejelasan," ucap Safaa sambil menunduk pada Davian yang sedang berdiri di hadapannya. Davian hanya terdiam, sambil menautkan satu alisnya. "Kejelasan?" Safaa mengangguk. "Atas sikap kamu selama ini." Mendengar itu, Davian tersenyum tipis. "Biarkan Tuhan yang memberi kejelasan, tunggu saja ya, paling telat lima tahun lagi kita bertemu di pelaminan," kata Davian santai, kemudian pergi begitu saja meninggalkan Safaa yang mematung dibuatnya.
HUJAN | END by Shineeminka
Shineeminka
  • WpView
    Reads 6,414,190
  • WpVote
    Votes 540,577
  • WpPart
    Parts 41
Tanpa mempedulikan air hujan yang mulai membasahi tubuhnya, Arlita berjalan ke arah Revan. Dia berdiri tepat di depan Revan. Kepalanya menunduk dalam, "Maafin aku, Van. Maafin aku kalau aku pernah bikin kamu sakit hati." "Aku cinta kamu, Arlita." Tubuh Arlita otomatis mundur beberapa langkah. Matanya mengerjap bingung. Apa yang barusan dia dengar? Revan mencintainya? Dia mengatakan kata maaf, namun kenapa Revan malah membalasnya dengan kata cinta?