Nurafnilubis22
- Reads 1,012
- Votes 358
- Parts 37
"Semua orang berhak mempunyai mimpi termasuk kamu"
"Tapi aku itu beda,kenyataan dan pikiranku nggak sejalan"
"Tapi kamu masih punya hati"
"Semua sudah nggak bisa di atur,aku nggak seperti dulu lagi semua hidupku sekarang adalah khayalan"Tanpa sadar air mata Risa mulai menetes.
"Mimpi juga perlu berkhayal kan?,gimana kalau kamu coba untuk mengendalikan dunia khayalanmu"
Risa hanya terdiam emosinya mulai memuncak,hal itu terlihat dari wajahnya yang mulai memerah.
"Kamu jangan lemah,kamu pasti bisa mengendalikan dunia khayalanmu,buktikan pada dunia bahwa orang sepertimu juga bisa menggapai mimpi"Argan mulai menyemangati Risa yang terlihat sudah mulai putus asa.
"Hidupku udah nggak bisa diharapkan lagi,lupakan saja tentang pelangi itu,mama memang benar semuanya hanyalah hayalan konyolku"
"Tapi_,,,"
"Banyak orang yang mati di usia muda karena penyakit sepertiku ini gan"Ucap Risa mulai melemah dan air matanya semakin deras.
Argan hanya bisa terdiam mendengar ucapan Risa barusan,apalagi yang harus ia katakan? percuma saja menjelaskan panjang lebar,Risa juga tidak akan mendemgarkannya lagi karena saat ini emosi Risa sepertinya sudah tidak terkontrol.
"Harusnya kamu itu bangkit Melody,kamu harus buktikan pada dunia bahwa penyakitmu itu bukan beban,dan kamu juga harus memotivasi orang- orang yang sama sepertimu.Kamu harusnya menyemangati mereka dengan kemampuanmu supaya mereka juga semangat untuk melawan penyakit mereka"Jelas Argan mengakhiri pembicaraan diantara mereka.