been waiting for the next chapter :))))
2 stories
Evanescent [HIATUS SEMENTARA] by kataaksara
kataaksara
  • WpView
    Reads 62,883
  • WpVote
    Votes 5,818
  • WpPart
    Parts 24
Kana tidak pernah meminta kepada semesta untuk dilahirkan dari sebuah rahasia. Bahkan detaknya pun tidak lebih berharga dari detik yang berjalan sia-sia, kemudian merenggut segala yang dia punya. Baginya, waktu itu kejam, tidak pernah bisa dijadikan teman. Kana tidak ingin terlalu besar menaruh harap pada hidupnya yang bahkan lebih lucu dari candaan. Karena Kana paham, pada akhirnya, dia akan tetap sendirian. -Just because you breathe, doesn't mean you are alive- [Tolong banget ini bukan BL. Aku gak nulis BL dan gak akan pernah nulis BL. Bromance tidak sama dengan BL. Jangan pukul rata cerita dengan tokoh utama dua laki-laki adalah BL. Aku capek nulis seperti ini setiap ada pembaca salah sangka yang memasukkan ceritaku ke daftar bacaan BL mereka. Tolong, hargai aku dan genre karyaku. Jika tidak suka, silakan hapus ceritaku dari daftar bacaan kalian. Terima kasih]
My Favorite Gama (Tamat) by laju19
laju19
  • WpView
    Reads 371,691
  • WpVote
    Votes 34,754
  • WpPart
    Parts 80
Update setiap hari!!! Young Adult Story!!! FOLLOW DULU SEBELUM BACA JANGAN JADI PLAGIAT, DOSA. Warning 17+ (Yang belum cukup umur mundur woi. Adult bukan melulu karena ada adegan skidipapap-nya. Di dalam cerita ini banyak sekali orang bertengkar, marah-marah, kata-kata kasar. Jadi untuk yang emosinya kurang stabil menjauh.) *** Who tastes better Will give another level of heaven Kalau Jalesveva Alfa sang unfortunate yang sudah pasti ahli dalam kesialan, Gama Bhayangkara adalah yang paling nyaris tidak pernah sial. Mereka yang bertentangan, harusnya tidak perlu bersatu untuk membuat dunia bingung apa yang sedang terjadi, bukan? Namun, berpikir apa sih, Gama? Kok bisa tiba-tiba ngajakin Jales jadian? Bahkan sampai tinggal bareng pula. Jales cantik sih, tetapi "sial"nya itu lho yang bisa saja menular. Tunggu dulu, jangan-jangan Gama adalah kesialan Jales selanjutnya? Atau, Jales adalah keberuntungan Gama yang lain? *** Gama mendorong pundak Jales hingga gadis itu tersentak mundur, berkali-kali hingga Jales terpojokkan. Sebuah senyum miring Gama berikan tajam-tajam. "Lo ngerusak kesenangan gue dan lo harus gantiin mereka nyenengin gue." "Gama ... maaf." Suara Jales benar-benar ketakutan. "Bayar gue, semuanya." "Tapi, Jales kan nggak--" "Kalo nggak mampu, nggak usah sok mau pergi." Sudah, cukup. Kalau diteruskan, Jales akan mendengar banyak kalimat yang lebih menyakitkan dari ini. "Sekarang, tidur." **Cerita ini untuk memperingati ultah grup nulis KSGK. Jadi, update setiap hari bisa lebih dari satu chapter untuk 30 hari ke depan. Yang artinya akan selesai pada 30 Oktober 2020 sejak di publish pertama kali tanggal 30 September 2020.