_Lufus
- Reads 1,964
- Votes 21
- Parts 9
Hanya satu malam,
Basah dan kedinginan,
Pertemuan yang sekali itu,
Pantas menimbulkan bibit cinta.
Redup matanya,
Cumbuan mesranya,
Desahan manjanya,
Hangat tubuhnya,
Kekar ototnya,
Inzal sempurna untuk pertama kali.
Fajar menjelang,
Katil hangat itu terbiar sepi,
Perginya tanpa pesan,
Yang tinggal hanyalah secebis memori.
Amaran! Bacaan Dewasa | 18+