diosetta
Darah seharusnya menyelamatkan. Namun di kaki gunung itu, darah justru menjadi alasan pembantaian.
Setelah kakak tertua Damar dibunuh secara keji oleh keluarga sedarahnya sendiri, Damar dan istrinya, Andara, mencari perlindungan pada Mbah Sarjo-sesepuh terakhir trah mereka. Sebuah pusaka bermata hitam menjadi satu-satunya peninggalan Mbakyu yang tersisa. Di rumah tua penuh pantangan, mereka diwajibkan menjalani puasa dan tirakat selama tiga hari, dijaga oleh Nyi Sendang Rangu, roh leluhur yang terikat pada darah keluarga. Namun setiap malam, rumah itu dikepung makhluk halus, pertanda bahwa ada kekuatan besar yang menuntut darah terakhir trah tersebut.
Kebenaran terungkap: Sedo, kakak kandung Damar, telah bersekutu dengan Ki Brotowongso dan harus menghabisi seluruh keluarganya demi kesaktian. Untuk menyelamatkan Damar dan Andara, Mbah Sarjo memutus ikatan darah mereka dan mewariskan pusaka terakhir-sebuah musTika yang menundukkan kehendak dan cincin pelindung bermata hitam. Harga keselamatan itu adalah nyawa sang sesepuh sendiri.