Fanfiction Marnit [END]
8 stories
Neighbor's Heart ft. Marnit by lilouhere_
lilouhere_
  • WpView
    Reads 11,392
  • WpVote
    Votes 1,401
  • WpPart
    Parts 20
Semua ini berawal dari "Tragedi Kue Mama". Yuji Gevariel yang saat itu sedang dalam mode malas tingkat dewa, harus rela harga dirinya jatuh demi menjadi kurir kue dadakan. Dengan muka ditekuk dan langkah kaki yang diseret, Yuji pergi ke rumah Gamael Abipraya-si tetangga baru, hanya untuk menyodorkan wadah kue dengan kalimat ketus: "Nih dari Mama, jangan lupa wadahnya dicuci." Siapa sangka, insiden ogah-ogahan itu malah jadi pembuka pintu takdir yang merepotkan. Entah karena semesta hobi bercanda atau memang komplek mereka yang terlalu sempit, Yuji dan Gamael jadi sering berpapasan di jam-jam yang tidak terduga. Mulai dari sapaan kaku "Eh, lo lagi." sampai akhirnya jadi sesi curhat di depan pagar, hubungan mereka bergeser dari tetangga asing jadi pasangan yang bikin iri satu blok. Sekarang, alarm pagi Yuji bukan lagi bunyi ponsel, melainkan suara gesekan ban sepeda gunung di atas aspal. Gamael punya hobi baru yang sangat spesifik: mampir ke depan rumah Yuji, tidak turun dari sepeda, tapi hobi muter-muter sambil berteriak manggil, "CANTIK! KELUAR DONG!" dengan urat malu yang sepertinya sudah putus. Yuji memang selalu keluar sambil mengomel dan mengancam bakal melempar sandal, tapi anehnya, senyumnya tetap saja mengembang lebar tiap kali melihat si pengendara sepeda itu sudah nangkring di depan rumahnya. 26/05/01 ©lilouhere_
Just Friend ft. Marnit  by lilouhere_
lilouhere_
  • WpView
    Reads 19,348
  • WpVote
    Votes 2,121
  • WpPart
    Parts 31
Sejak hari pertama memakai seragam merah-putih sampai sekarang sudah mengenakan abu-abu di kelas XII MIPA 1, posisi Deka Radjagunawan dan Artama Fachri gak pernah berubah: setia menempati bangku pojok belakang kelas, dekat jendela. Bagi semua orang, mereka adalah paket lengkap yang gak bisa dipisahkan. Deka adalah si cowok cool berbau mahal yang selalu pasrah jadi tameng kemalasan sahabatnya. Sementara Tama adalah si cowok manis, petakilan, pemalas yang hobi nyontek tugas dan bebal kalau dilarang merokok. Dua belas tahun bersama membuat Deka hafal semua tabiat absurd Tama-dan tanpa Tama tahu, Deka juga sudah hafal bagaimana rasanya menyembunyikan detak jantung yang menggila sejak kelas 1 SMP, tepat saat Tama mengobati luka di lututnya. Namun, kenyamanan satu meja itu mendadak diuji. Kehadiran Rafa, cowok kelas sebelah yang mulai rajin menebar modus ke Tama, sukses membakar habis sumbu cemburu Deka. Frustrasi karena merasa tidak punya hak untuk melarang, Deka mengambil keputusan gila: mencoba mengubur perasaannya dan memacari Nadine, adik kelas mereka. Bukannya selesai, keputusan itu justru menjadi awal dari retaknya hubungan mereka. Bangku yang biasanya penuh tawa kini mendadak sunyi oleh perang dingin. Di antara rasa tidak rela yang perlahan menyiksa Tama, dan rasa haus akan kepemilikan yang membuat Deka hampir gila, sanggupkah meja pojok belakang itu bertahan mempertahankan dua rasa yang selama ini terpendam? -"Dua belas tahun kita duduk di meja yang sama. Tapi kenapa pas ada orang lain di antara kita, meja ini rasanya jadi jauh lebih luas daripada samudra?"
Where The Meridians Meet ft. Marnit by lilouhere_
lilouhere_
  • WpView
    Reads 6,875
  • WpVote
    Votes 1,352
  • WpPart
    Parts 21
SEASON 2. ACROSS THE MERIDIAN. Merelakan kepergian Maxwell di bandara hari itu adalah hal terberat yang pernah Jagat lakukan. Demi membunuh rasa sepi dan rindu yang menyiksa, Jagat menenggelamkan dirinya ke dalam kesibukan. Dari menyelesaikan ujian SMA, masuk ke bangku perkuliahan, hingga menemukan sebuah pelampiasan baru: melukis di atas kanvas. Siapa sangka, goresan kuas yang awalnya cuma jadi tempat pelarian dari rasa rindu, justru menjadi kunci takdir Jagat yang sesungguhnya. Lewat karya terbaiknya yang sarat akan emosi, Jagat berhasil membuka jalan yang mustahil. Lukisan itu membawanya terbang melintasi jarak belasan ribu kilometer, mendarat langsung di negara Inggris untuk sebuah pameran besar. Ke bawah langit London yang dingin, Jagat bukan lagi anak pasar yang penuh ketakutan. Dia datang sebagai seorang seniman yang siap menuntut janji Maxwell. -260618 ©lilouhere_
DEAD HEAT. ft Marnit by lilouhere_
lilouhere_
  • WpView
    Reads 20,852
  • WpVote
    Votes 3,121
  • WpPart
    Parts 34
Bagi dunia, Jerico Vance dan Killian Reed adalah dua kutub magnet yang mustahil bertemu. Di koridor Saint Preston Academy, mereka hanyalah dua siswa yang kebetulan berada di tahun yang sama. Tak ada sapaan, tak ada kontak mata-hanya keheningan yang seolah menegaskan bahwa mereka adalah orang asing bagi satu sama lain. Namun, saat helm terpasang dan pedal gas diinjak sedalam mungkin di lintasan NASCAR, sandiwara itu hancur berantakan. Di lintasan balap, Jerico adalah predator yang dingin dan dominan, sementara Killian adalah pemberontak yang nekat dan tidak mau kalah. Mereka saling memacu mobil hingga batas maksimal, saling memotong jalur dengan berbahaya, dan tak jarang melontarkan makian lewat radio tim. Kebencian mereka sudah menjadi rahasia umum bagi para kru; sebuah persaingan brutal demi posisi puncak di podium. Namun, kecepatan tinggi ternyata menyimpan celah. Di balik aksi saling senggol di tikungan tajam, ada obsesi yang tumbuh tanpa mereka sadari. Rasa benci yang menggebu-gebu perlahan mulai terasa seperti adrenalin yang membuat ketagihan. Di sekolah mereka pura-pura tidak kenal, tapi di lintasan mereka saling mengincar. Butuh waktu lama, banyak gesekan, dan ego yang terluka hingga akhirnya mereka harus menghadapi kenyataan: bahwa garis antara kebencian yang mendalam dan tarikan yang tak terelakkan itu ternyata setipis garis finish. -"Tell me, does your heart race this fast for the finish line, or is it just for me?" ©lilouhere_
Still Here ft.Marnit by lilouhere_
lilouhere_
  • WpView
    Reads 7,610
  • WpVote
    Votes 1,107
  • WpPart
    Parts 26
Bagi Ethan Samuel, mahasiswa Arsitektur yang hidupnya hanya berisi garis-garis tegas dan angka, Kamar 304 adalah tempat ia mengurung diri dari dunia. Namun, ketenangan itu terusik saat ia menyadari ada sosok lain di sana. Biru Nirankara, seorang pemuda berpendar biru yang terjebak di antara dua dunia, muncul di sudut kamarnya. Biru hanya punya waktu 15 hari sebelum gerbang menuju keabadian benar-benar tertutup baginya. Dalam sisa waktu yang singkat itu, Ethan dan Biru menjalin ikatan yang melampaui logika. Ethan yang selama ini tertutup, perlahan membuka hatinya untuk Biru-satu-satunya orang yang benar-benar "melihatnya", meskipun sosok itu sendiri nyaris tak terlihat. Di Kamar 304, mereka berbagi segalanya: dari mimpi-mimpi yang tak sempat Biru wujudkan, hingga perasaan yang baru mereka sadari saat maut sudah berdiri di ambang pintu. Ethan menyadari bahwa mencintai sesama lelaki dalam situasi ini adalah sebuah tragedi yang indah; ia mencintai jiwa yang sebentar lagi akan menjadi debu bintang. "From now on, every building I design will have a piece of your soul within it. So the world knows that a rigid man like me was once loved by a light like you." 26/05/03 ©lilouhere_
Across the Meridian ft. Marnit by lilouhere_
lilouhere_
  • WpView
    Reads 13,334
  • WpVote
    Votes 2,060
  • WpPart
    Parts 21
Sebuah narasi tentang pertemuan dua jiwa yang dipisahkan oleh kasta namun disatukan oleh rasa. Maxwell Orion, sang pewaris dingin dari London yang datang sebagai murid pertukaran pelajar, dan Jagat Kailani, pemuda tangguh dari sudut keras Jakarta, menghabiskan tujuh hari untuk meruntuhkan tembok ekspektasi dunia. Ini bukan tentang dua orang yang berbeda, tapi tentang dua orang yang akhirnya menemukan bagian diri mereka yang hilang pada satu sama lain. - Mereka tidak bersama secara fisik, tapi mereka adalah orang yang berbeda karena satu sama lain. Sebuah perpisahan yang manis karena mereka berpisah saat cinta mereka sedang di puncak, meninggalkan rasa rindu yang abadi daripada rasa benci. end 26/04/24 ©lilouhere_
Game over ft. Marnit by lilouhere_
lilouhere_
  • WpView
    Reads 17,678
  • WpVote
    Votes 2,648
  • WpPart
    Parts 21
Semua orang tahu Marcelo Austin naksir berat pada Sasa. Setidaknya, itulah yang selalu Marcelo katakan pada dunia-dan pada Nandi. Tapi ada garis tipis antara "mendekati adik demi kakak" dengan "menjadikan kakak sebagai alasan agar bisa terus bersama si adik". Saat kenyamanan bersama Nandi mulai mengalahkan obsesinya pada Sasa, Marcelo berada di persimpangan jalan. Tetap pada rencana awal yang mulai terasa hambar, atau mengakui bahwa selama ini ia hanya menggunakan nama Sasa sebagai pelindung agar bisa terus berada di samping Nandi tanpa perlu merasa takut. -"Sejak kapan nama Sarah Saiqila Wasesa terdengar seperti kewajiban, sementara nama Nandi Wasesa terasa seperti candu?." ©lilouhere_ 26/4/16
Crossfade (friendship) ft.Marnit by lilouhere_
lilouhere_
  • WpView
    Reads 4,592
  • WpVote
    Votes 580
  • WpPart
    Parts 11
Edward Ardhani tahu benar harga dari sebuah mimpi: jam-jam tanpa tidur dan jari-jari yang melepuh di atas dawai gitar. Menjadi pemusik hebat adalah satu-satunya tujuan hidupnya. Beruntung, ia tidak mendaki sendirian. Ada Liam Dewangga di sisinya; sahabat yang tetap bertahan saat melodi mereka berantakan, dan satu-satunya orang yang percaya bahwa impian mereka bukan sekadar angan-angan kosong. -"Satu senar mungkin bisa menghasilkan melodi, tapi butuh dua jiwa untuk menciptakan harmoni yang abadi." ©lilouhere_ 26/4/5