MuhammadRafiz
- Reads 1,531
- Votes 49
- Parts 11
[SUDAH TERBIT]
Full bab hanya tersedia dalam versi buku!
.
.
.
Setiap kali gong adat ditabuh dan festival dimulai, bencana datang menggulung Desa Rarampa: gempa di tengah malam, longsor dari bukit, dan air sungai yang naik perlahan seperti kutukan. Tapi orang-orang tua bersikukuh-semua itu bukan murka Tuhan, melainkan amarah para leluhur yang merasa dilupakan. Maka sesaji lah dilempar, doa-doa kuno dikumandangkan, dan anak-anak kecil dijadikan tumbal.
Di tengah reruntuhan desa dan bangkai moralitas, dua generasi bertarung. Antara adat yang membutakan dan iman yang dilawan. Siapa sesungguhnya pembawa bala di kampung ini? Leluhur? Manusia? Atau justru... manusia-manusia munafik?