nsrinasa
[ seri Senandika #2 ]
Arya pikir, Puspadanta adalah rumah yang selama ini ia cari. Setelah mengembara dari satu daerah ke daerah lain, mengabadikan momen-momen menarik yang tak cukup jika hanya disimpan dalam memori otaknya, ia kira Puspadanta adalah pengembaraan terakhirnya.
Nyatanya, bukan.
Arya masih belum menemukan apa yang selama ini ia damba. Hingga ketika bosnya mengutus Arya melakukan perjalanan tanpa ditemani Aziz, lensanya beradu dengan lensa lain.
Lensa milik seseorang yang begitu dekat dengan alam. Begitu mencintai apa yang sudah lebih dulu ada di Bumi ini, bahkan jauh sebelum hadirnya manusia.
Ia bahkan bertanya pada Arya, "Manusia itu sebetulnya anak bungsu yang serakah, bukan?"