Nae Fav
35 historias
PERFECT?|END✔ por ryndadyn
ryndadyn
  • WpView
    LECTURAS 293,565
  • WpVote
    Votos 26,330
  • WpPart
    Partes 41
Apa yang kalian rasakan saat dituntut kesempurnaan? Bukankah memuakkan? Atau itu memang menjadi tujuan dalam list setiap impian? Delfano Azka Karelino, nama laki-laki itu. Hidup dengan segudang peraturan nyatanya membuat laki-laki berumur 16 tahun menjadi sosok yang dipaksa untuk menjadi sempurna dalam setiap aspek yang ia lakukan. Diam dan mengikuti adalah cara yang sebaiknya dilakukan. Memang apa yang bisa ia lakukan jika tidak melakukan hal itu? Mendapat bogem mentah dari papanya atau ucapan sinis dari mamanya? Oh tidak, terima kasih. Ia hanya laki-laki super ceroboh yang entah bagaimana terjebak dalam keluarga dengan kesempurnaan adalah sebuah tuntutan. It's show time! ❌Dilarang keras menjiplak dan meniru isi cerita dan alur. Karya ini memiliki hak cipta dan dilindungi hukum. 🌵Don't like? Don't read Please shut up and go away Tau caranya menghargai karya seseorang kan? Vote di setiap part. ~Enjoy it guys~ Searching Background Cover:Pinterest
✔Everytime  por Windastoryseries
Windastoryseries
  • WpView
    LECTURAS 42,743
  • WpVote
    Votos 3,898
  • WpPart
    Partes 13
"Karena setiap waktu, adalah berharga" _____________________________________ #BoysStoryAddict1 All Right Reserved ©2019 Windastoryseries Finish: 07/01/22
Sa Bergas  por Panggilsayanunaa
Panggilsayanunaa
  • WpView
    LECTURAS 466,777
  • WpVote
    Votos 37,297
  • WpPart
    Partes 58
Sakitnya Bergas adalah keping luka untuk semua orang. 31/12/19
Rotten Memories por snschraracha
snschraracha
  • WpView
    LECTURAS 96,243
  • WpVote
    Votos 8,959
  • WpPart
    Partes 22
Jika kalian ingin tau seberapa busuknya sebuah hubungan keluarga yang penuh topeng, mari kuperkenalkan kalian dengan keluargaku. Dimana kami sangat pandai menyembunyikan wajah asli kami, saling menyibak topeng kebusukan masing-masing tanpa mengijinkan seorang pun menyentuh topeng diri sendiri.
FORGIVEN [END] por HaneulCho97
HaneulCho97
  • WpView
    LECTURAS 112,038
  • WpVote
    Votos 9,910
  • WpPart
    Partes 21
Tak ada yang perlu dimaafkan, karena tak seorangpun berbuat kesalahan. Anggap semua itu sebuah cerita, serta yakinlah akan ada akhir yang bahagia.
dissapointed  por NUMBERO9
NUMBERO9
  • WpView
    LECTURAS 282,180
  • WpVote
    Votos 31,919
  • WpPart
    Partes 28
꒰ ft. 이제노 . ❛no-daddy, it's not about an apology, but a heart that's already damaged her trust will be hard to come back like all. I am disappointed.❜ cr. 2020
growth : sequel  por NUMBERO9
NUMBERO9
  • WpView
    LECTURAS 108,371
  • WpVote
    Votos 9,421
  • WpPart
    Partes 15
꒰ ft. 이제노 . ❛i miss you.. Mommy...❜ cr. 2020
Bittersweet ✓ por seventho
seventho
  • WpView
    LECTURAS 152,529
  • WpVote
    Votos 3,428
  • WpPart
    Partes 8
Berbagai hal terjadi dalam kehidupan ini. Entah itu suka atau pun duka. Namun, Hasya berpikir itu tak terjadi dalam kehidupannya setelah hari itu, hari yang mengubah segalanya. [BISA DIBACA LENGKAP DI APLIKASI DREAME/INNOVEL]
Deep Breath por AsyillaPutri99
AsyillaPutri99
  • WpView
    LECTURAS 92,219
  • WpVote
    Votos 5,369
  • WpPart
    Partes 22
Jadikan reading list kalian ya 💕 Bagi Dhito, bernafas adalah hal terpenting dalam hidupnya. Dengan bernafas, Dhito mampu melakukan hobbynya yakni berlari. Jika Dhito tidak bernafas, tentu dirinya tidak akan bisa berlari. Ia tidak akan bisa terus berlari dari semua kenyataan hidupnya yang terasa begitu pelik. "Kenapa kamu harus minta maaf, Di? Harusnya ayah yang minta maaf sama kamu! Kalo aja ayah--" Dhito menghentikan ucapan ayahnya dengan pelukan. Ia memeluk ayahnya erat. "Ardi emang kangen Bunda, Yah! Tapi Ardi juga gak mau ninggalin ayah sendirian." tubuh Dhito bergetar hebat, rasa sesak di dadanya mulai muncul, dan detik berikutnya pelukan Dhito pada ayahnya merenggang. "Yah--" panggilan Dhito tercekat oleh nafasnya yang terasa begitu sesak. Mulut Dhito terbuka, berusaha mengambil nafas dari mulutnya. Apa yang terjadi pada Dhito sukses membuat semuanya panik. "ARDI!" ayah Dhito jelas terlihat sangat panik, segera ia meminta Nathan untuk memanggil dokter. Sedangkan Ghea kini hanya bisa terpaku sambil menangis, ia sangat takut terjadi hal yang tidak diinginkan pada Dhito. "Hhhh--yah--sa-khii-t--" suara Dhito tertahan oleh rasa sakit di dadanya. Ayah Dhito berusaha untuk tetap tenang dan segera membimbing Dhito untuk mengatur nafasnya. Ayah Dhito mencoba mengingat apa yang biasa ia lakukan dulu saat mendiang istrinya merasakan sesak seperti ini. "Deep breath, Di! You need to calm, okay? Ayah disini!" Saputra mengusap punggung Dhito yang kini meringkuk diatas ranjangnya sambil memegangi dadanya yang terasa begitu sesak. "Ghhak--bi-shhh--" Dhito hampir menyerah, rasanya seolah tak ada oksigen sedikitpun di sekitarnya. Bahkan alat yang terpasang di hidungnya seolah tidak berfungsi. Start Oktober 2019
BAD GARMA por AsyillaPutri99
AsyillaPutri99
  • WpView
    LECTURAS 168,343
  • WpVote
    Votos 8,744
  • WpPart
    Partes 44
Jadikan reading list kalian ya 💕 Bad Garma 1 dan 2 digabung ya. 🤗 Edgar dan Bisma adalah saudara kembar yang sangat identik, bahkan papa dan mamanya sering tertukar memanggil nama mereka. Suatu ketika, mereka terpaksa bertukar posisi. Jika kalian pikir ini adalah cerita klise, mungkin kalian harus baca hingga akhir. "Please!" Bisma memunculkan wajah memelas. Edgar terpaksa menuruti. Edgar segera naik ke ranjang Bisma dan tidur bersebelahan dengan kembarannya. "Peluk gue dong, Bang!" Bisma kembali merengek. "Astaga!" Edgar mengeluh, namun tetap melakukannya. "Bang, kalo gue pergi duluan, kira-kira lo bakal gimana?" Bisma bertanya dalam pelukan Edgar. "Tergantung lo pergi duluannya karena apa. Kalo karena seseorang, gue pasti bakal bikin perhitungan sama orang itu. Kalo karena takdir Tuhan, ya gue bakal berdoa untuk kebahagiaan lo disana. Kalo gue yang pergi duluan gimana?" Edgar balik bertanya. "Kalo lo pergi duluan apapun penyebabnya gue akan berusaha untuk nyusul lo! Meskipun gue harus nyakitin diri gue sendiri." mendengar jawaban itu Edgar sungguh terkejut. Ia segera melepas pelukannya dan menatap wajah Bisma yang terlihat serius. "Lo gila ya?" Bisma menggelengkan kepalanya yakin. "Dulu waktu kecil pas lo tidur lama, gue belom paham apa yang terjadi. Terakhir kali pas lo tidur tempo lalu, gue hampir aja berpikir untuk nyusul lo kalo lo gak bangun juga. Gue gak akan bisa hidup tanpa lo, Bang!" Wajah serius Bisma dan air mata yang sudah bergumul dimatanya sukses membuat Edgar pilu. "Lo gak boleh berpikir begitu! Gue yakin lo bisa tanpa gue. Apapun yang terjadi, kalo gue pergi duluan, lo harus bisa tetep jalanin hidup lo. Lo masih punya Mama, Papa, Oma, Bi Wati, dan juga Dyna." Edgar kembali memeluk erat adik kembarnya. Mendengar ucapan Bisma, Edgar tentu semakin sakit begitu membayangkan bagaimana jika ia pergi lebih dulu. Mengandung unsur sick male lead dengan clue disease: Tumor otak dan kanker paru-paru [S1] Sept 2019 - Des 2019 [S2] Jan 2020