Me
5 histoires
Skenario Allah (End) par nzwallyaa_
nzwallyaa_
  • WpView
    LECTURES 3,988
  • WpVote
    Votes 364
  • WpPart
    Chapitres 44
Biarlah semua berjalan dengan apa adanya. Berlalu dengan semestinya. Dan berakhir dengan seharusnya. Karena Allah tahu, kapan kita akan bahagia. Pict by : @qurandansenja Quotes baris 1,2,3 by : Phyton Reticulatus
Say No To Pacaran (Cerpen) par nzwallyaa_
nzwallyaa_
  • WpView
    LECTURES 305
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Chapitres 7
"Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu perbuatan yang keji, dan jalan yang buruk." (Al-Isra:32) Ini kisah seorang remaja yang telah menjalani hubungan selama dua tahun. Hubungan yang banyak membuat orang lain merasa iri, karena mereka tak pernah mengalami konflik. Namun, ada hal lain yang membuat ragu si Gadis, -Tentang perintah Allah menjauhi zina. . . . . Kali ini buat cerpen aja, biar ngga gantung. Happy reading:). (3 Juni 2020 - 10 Juni 2020)
Cahaya Bintang par nzwallyaa_
nzwallyaa_
  • WpView
    LECTURES 326
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Chapitres 36
Jika bintang kehilangan cahaya-nya, maka ia juga akan kehilangan keindahannnya, bukan? Lalu bagaimana jika Bintang memang harus jauh dari Cahaya? Akankah hidupnya akan berubah? Akankah hidupnya tak seindah dulu lagi? Cahaya janji akan menunggu Bintang. Karena Bintang pasti membutuhkan Cahaya. Seperti bintang dilangit, yang akan dianggap ada karena kemilau cahaya-nya, pun dengan Bintang yang akan dianggap berharga karena adanya sosok Cahaya. ~Cahaya Intan Mentari. Bintang janji akan kembali. Karena Bintang membutuhkan Cahaya. Sosok yang membuat Bintang dianggap berharga. ~Bintang Angkasa Raya. 🖋2 Juni 2020 - 1 November 2020
LDR~Love Different Relligion (Ending) par nzwallyaa_
nzwallyaa_
  • WpView
    LECTURES 445
  • WpVote
    Votes 57
  • WpPart
    Chapitres 39
Kita bukanlah Istiqlal dan Katedral. Yang berdiri berhadapan, dengan segala perbedaan, namun tak ada perasaan. Jika mereka bernyawa, kecil kemungkinan mereka tidak saling jatuh cinta. "Al, aku paham 5 tahun bukan waktu yang singkat. Tapi, memang segampang itu ya, kamu ngelupain semuanya?" "Kamu memang paham soal waktu, Ar. Tapi kamu ngga akan paham soal kita." "Kamu juga ngga ada niat bikin aku paham, kan?" "Ar... Kalau pun aku ngejelasin semuanya, kamu ngga akan bisa ngerti." "Terus, apa yang bisa aku ngerti?" "Kita beda, dan dari awal, harusnya kita ngga saling kenal. Just it." "Memang, se-ngga bisa itu ya, kita bareng? Sekalipun jadi teman?" "Iya, sekalipun jadi teman." (Karena aku tahu, seberapa lemah hatiku jika bersamamu). ~Navlyana Kalya Hafizha ~Giandra Arsen Pranaja
Tentang Kau dan Sebuah Rasa par nzwallyaa_
nzwallyaa_
  • WpView
    LECTURES 567
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Chapitres 9
Muhammad Najwan Alfarisi, lelaki yang kekurangan figur seorang ibu sejak kecil. Meninggalnya Sang Ibu, saat adiknya dilahirkan, membuat ia tak bisa merasakan bagaimana rasanya cinta pertama seorang anak lelaki. Takdir buruk menimpa Najwa, cewek cuek nan agamis, yang membuatnya merasa penasaran, dan tertantang. Hanya saja, ternyata perempuan itu sedikit menyebalkan. Hingga permusuhan yang terjadi beberapa tahun, membuat benci perlahan jadi cinta. Sebuah keputusan pun diambil, dan itu menjadi awal terjadinya permasalahan rumit. Sampai akhirnya, Faris mengetahui sesuatu. Kala Najwa mulai benar-benar membencinya, sebuah rasa itu ada. Rasa tak ingin kehilangan, bahkan rasa ingin membahagiakan. •••• "Sok polos tau ngga sih, Lo. Gue deketin lo, karena gue kira lo beda dari yang lain. Karena gue nemuin sosok Bunda di dalam diri lo, yang sebelumnya ngga pernah gue temuin di orang lain. Tapi ternyata, lo ngga se-wow yang gue bayangin, bahkan lebih rendah daripada ekspektasi gue ke cewek lain. Lo tuh munafik tau ngga? Keliatannya aja suci, terjaga, ngga gampang dideketin sana-sini. Tapi nyatanya, lo mau-mau aja diajak jalan sama cowok orang. Gue awalnya ngga mau belain lo tadi, karena emang harga diri lo serendah itu, sampe pantes dilabrak. Tapi gue pikir, dia juga udah kelewatan, karena berani narik kerudung lo," "Bitch!" "An-Nur :23"