:: 𝓡𝓪𝓶𝓹𝓾𝓷𝓰 ♡
4 stories
Dierja Gentala, 1997  por Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    LECTURAS 637,508
  • WpVote
    Votos 45,658
  • WpPart
    Partes 20
[Part Lengkap] Kehilangan kali ini adalah awal dari kerasnya hati dan kepalaku. Aku mendadak bisa menjadi monster yang paling menakutkan sekaligus mematikan untuk anak-anakku. Bahkan di saat mereka masih tak paham bagaimana cara semesta yang keji ini bekerja tanpa sosok ibu di dalamnya. "Nak, kalau bisa, cari saja Bapak yang lain, jangan bertahan dengan sosok Bapak seperti aku." "Bapak mu ini monster yang tidak punya hati." -Lilpudu Copyright, 2O22.
Laut pasang, 1994  por Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    LECTURAS 1,907,951
  • WpVote
    Votos 76,974
  • WpPart
    Partes 14
PART TIDAK LENGKAP. [Sudah dibukukan - Tersedia di Gramedia] Peristiwa yang menghancurkan seluruh kota dalam waktu singkat. 7 raga paling menyedihkan menjadi saksi bagaimana gilanya gelombang pasang malam itu. Malam terakhir penuh bintang, seindah senyuman ibu 6 tahun silam. "Apta! Esa! Pegang tangan Mas yang kenceng!" Copyright- Lilpudu, 2O22.
Tinta Terakhir ✔  por Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    LECTURAS 1,995,510
  • WpVote
    Votos 231,968
  • WpPart
    Partes 29
[Sudah dibukukan, part lengkap] versi novel bisa dipesan melalui shopee : penerbit.lovrinz01 Bagi Wisnu, hal yang paling menyakitkan adalah ketika dihadapkan dengan perpisahan. Karena mau bagaimana pun caranya, bagaimana pun keadaanya, perpisahan adalah hal yang paling Wisnu benci. Copyright- Lilpudu, 2O21
Dari ayah, untuk abang ✔  por Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    LECTURAS 1,290,887
  • WpVote
    Votos 189,587
  • WpPart
    Partes 28
[ Part lengkap ] Tidak peduli bagaimana tubuh itu di terpa angin, hujan, ombak, bahkan badai sekalipun. Punggung Ayah akan tetap menjadi yang ter-kokoh, meski kadang lutut itu membentur tanah berkali-kali, namun nyatanya dengan senyuman tulus ia kembali bangun, berdiri seperti tidak ada rasa sakit. Copyright- Lilpudu, 2O21