ariesgee
- LECTURAS 13,307
- Votos 1
- Partes 2
Lampu neon Ottawa yang retak membiaskan biru pucat di atas genangan hujan bercampur oli. Sergeant Ferrour menyandarkan punggungnya pada pintu mobil RCMP yang dingin, membiarkan asap rokoknya menari pelan sebelum ditelan angin malam yang menyayat.
Ia tidak menoleh pada pria di sampingnya, seolah keberadaan profiler itu tak lebih dari gangguan visual yang tidak ia minta. Rael berdiri diam, kacamata peraknya memantulkan kilat monoton lampu polisi yang berkedip di depan gedung tua yang membisu.
Wanita itu menginjak puntung rokoknya ke aspal basah dengan kekerasan yang disengaja, seperti mencoba mematikan sesuatu yang terus berdetak di kepalanya. Tatapannya kosong, nyaris tanpa empati, menembus kegelapan-terkunci pada bayangan di dalam gedung yang menyimpan pola kematian yang terlalu akrab baginya.
Unit S.C.A.R. mulai bergerak masuk. Siluet mereka memanjang di dinding kusam, menyerupai ancaman yang perlahan merayap. Ferrour melangkah lebih dulu, menanggung peran yang sudah melekat padanya: memimpin, dan memastikan ia tidak mengulang kesalahan lama.
Kedatangan sang profiler bukan sekadar bantuan untuk membekuk pelaku, melainkan pemicu -membuka kembali rahasia masa lalu yang selama ini Ferrour kubur bersama para korban yang tak pernah benar-benar pergi.
Amazing cover by @AndikahadiKusuma ✨