CallessieaJ
JLEB!
"argh... Alfi..." rintih suara gadis itu terdengar lirih
lelaki itu masih asyik memukuli anak buah rivalnya
gadis itu mencabut pisau yg ditancapkan oleh ketua rival Alfi pada perutnya
ia memegangi perutnya berharap Tuhan yang maha baik masih memberinya amanah
Dua anak Laki-laki kembar, 2 anak pertamanya
"RASHYA BEGO!! ISTRI LO!!!!" Suara teriakan itu bahkan hampir tak terdengar didalam bisingnya suara pukulan
Lelaki itu masih bergulat dengan rivalnya sampai seseorang menariknya dari belakang dengan keras
"RASHYA!!! ZEAYA KETUSUK! LO DENGER GAK SIH?!"
DEG!!!
Ia menoleh kearah seorang wanita muda yang berusaha berdiri sambil bertumpu di pintu mobil sport miliknya.
Lelaki itu berlari kearahnya dan hendak menggendong wanita muda itu ala bridal style. tapi, gadis itu menolak dan membuka pintunya sendiri. Lelaki itu menutupi bingkai pintu atas dengan lengan agar gadis itu tak terjedug.
"aku masih kuat,kamu selesein dulu"ujar gadis itu mengambil jaketnya yg berada didalam mobil dan menutup lukanya sementara dengan jaketnya.
"gk,aku anter kamu--" gadis itu menarik tangan lelaki itu dan meletakkan diatas perutnya membuat lelaki itu ikut menunduk
lelaki itu menatap gadis itu
"Ayah...kita kuat kok.. Ayah selesein dulu ya.. nanti kalo udah selese..baru anterin Bunda..Kita sayang Ayah " Suara halus gadis nan menenangkan itu membuatnya bergetar hampir saja pertahanannya runtuh jika gadis itu tak mencium pipinya cukup lama dan memeluk lehernya
"A-aku selesein secepatnya. Tunggu disini!" ujar lelaki itu menutup pintu mobil dan berlari kembali melawan musuhnya
Wanita muda cantik nan manis itu berusaha tetap sadar dengan mengucapkan ratusan istighfar , Ia menelphone seseorang.
"Azkash...Tolong.. Untuk kali ini.. gue butuh pasukan lo.Di Arena sekarang, Alfi butuh ban...tuan..." gadis itu sudah tidak kuat dan menjatuhkan handphonennya dan menutup matanya
"Jee??!-" Lelaki itu segera mengumpulkan pasukan dan bergegas menuju Arena.