Ruby0320
- Reads 11,865
- Votes 801
- Parts 31
⚠️ WARNING: 21+ Content. Contains: Toxic Relationship, Extreme Obsession, Non-consensual acts, Violence, Maiming, and Heavy Psychological Trauma. Read at your own risk.
◇◇◇◇◇
Dunia mengenal Vane Valerius sebagai sosok pasangan idaman: lembut, perhatian, dan penuh kasih. Itulah alasan Arlo Kaelum, seorang Alpha terpandang, bersedia menyerahkan kebebasannya dalam ikatan pernikahan. Namun, pengkhianatan Arlo dua hari sebelum altar-sebuah ciuman terlarang dengan seorang Omega-menjadi kunci pembuka kotak pandora yang mengerikan.
Malam pertama yang seharusnya penuh gairah berubah menjadi awal dari neraka yang manis. Vane melepaskan topeng kelembutannya, menggantinya dengan dominasi absolut yang tak masuk akal.
Empat tahun berlalu, Arlo kini hanyalah bayangan dari dirinya yang dulu. Dia terjebak dalam mansion megah yang setiap sudutnya diawasi oleh lensa kamera, menjadi saksi bisu atas ketergantungan seksual dan mentalnya pada Vane.
Luka di tangan Arlo-jari yang hilang dua tahun lalu-adalah pengingat permanen akan harga sebuah pelarian. Vane membunuh setiap orang yang mencoba menolongnya, lalu merawat luka Arlo dengan air mata palsu dan kecupan hangat.
Namun, di balik semua kekerasan dan obsesi itu, satu misteri besar tetap menggantung: Mengapa setelah empat tahun "penjinakan", Vane masih enggan menghamili Arlo? Apakah ini bentuk hukuman terakhir, ataukah Vane sedang menunggu hingga Arlo benar-benar memohon untuk dikoyak hingga ke akarnya?
Di bawah tatapan CCTV dan sentuhan yang menyakitkan, Arlo mulai menyadari bahwa dalam permainan ini, dia bukan lagi pemangsa... melainkan pajangan yang perlahan hancur.