Sagita_Auliya
nafasku mulai kuhembuskan dalam sepenggal harapan
yang sirna karena ego diri
melalang buana tanpa tujuan
terjebak dalam prasangka-prasangka sejarah
bagaimana mungkin chacha yang dengan parasnya biasa saja
mampu menyihir batu menjadi abu
begitulah keadaannya sekarang
miris tanpa tatapan semangat
mungkin kutulis saja sekenario yang membuatnya mereka terpojok
jelek dimata pembaca
tidak....!!!
tidak adil saya ketika lantunan hati hanya berpihak pada penulisan
semua harus terlihat elok
agar pembaca tak kecewa
masalah emosi yang tercipta biarlah rahasia si chacha
ya,sampai mana kita
berbicara menunggu
mana mau chacha menunggu sampai 1 tahun lamanya
takdir sudah berkata lain dengan keinginan
melibatkan sang maha melapangkan dada
kunci utama untuk sebuah perjalanan