slsblhanggraini_'s Reading List
3 stories
Melodi Dalam Hujan by indahmuladiatin
indahmuladiatin
  • WpView
    Reads 66,526
  • WpVote
    Votes 4,995
  • WpPart
    Parts 10
(SELESAI) FOLLOW DULU SEBELUM BACA Rintik air pada bumi, suara ranting karena angin, aliran deras sungai dengan bebatuan besar, serta suara nafas dan irama jantungnya adalah melodi dalam hujan. Kalimat ini masih menempel di otakku. Sekarang melodi dalam hujan terasa berbeda, karena dia telah kehilangan nada berharganya. Pada hujan kujatuhkan harapan, bahwa suatu hari nanti, melodi dalam hujan bisa kembali seindah saat dia ada di dekatku. Cover By : @radicielly
Rain Sound by vachaa
vachaa
  • WpView
    Reads 5,238,435
  • WpVote
    Votes 402,551
  • WpPart
    Parts 42
(Telah Diterbitkan) Aku bingung kenapa banyak orang yang menyukai hujan. Saat kutanya, sebagian dari mereka mengatakan bahwa hujan itu romantis, beberapa berkata bahwa hujan itu menyejukkan, yang lainnya mengungkapkan bahwa hujan membawa ketenangan. Ada juga yang bilang bahwa hujan membawa keluar semua kenangan yang lama tersimpan rapi di sudut hati setiap orang. Kau juga suka hujan. Dan alasanmu adalah favoritku. Kau bilang hujan adalah anugerah Yang Maha Kuasa. Tetes-tetes yang turun membawa pesan dari langit dan setiap butirnya menyampaikan pesan yang menunggu untuk diinterpretasikan oleh setiap manusia. Saat hujan turun, kau selalu mengamatinya. Berusaha memaknai suara yang ditimbulkan oleh berjuta tetes air yang menghantam bumi. Aku sedikit demi sedikit mulai memahami jalan pikiranmu. Juga mulai memaknai bunyi hujan yang turun. Tes. Tes. Tes. Dan karena kepahamanku akan jalan pikiranmu itulah-- Aku membenci hujan. Copyright © 2014 by vachaa
Surat Cinta Tanpa Nama [Completed] by pitsansi
pitsansi
  • WpView
    Reads 1,818,486
  • WpVote
    Votes 227,826
  • WpPart
    Parts 32
Sabrina tidak pernah menduga bahwa sebuah surat misterius yang ditemukannya di aula akan mengantarkannya pada permasalahan yang pelik. Ia berniat mengembalikan surat itu pada Jovan yang ia yakini baru saja menjatuhkannya. Namun, posisinya yang sedang mengulurkan sebuah surat pada Jovan seketika membuat teman-teman sekolah yang memenuhi aula siang itu salah paham. Keadaan bertambah ricuh ketika Jovan akhirnya bersuara. "Diterima!" ucap Jovan tenang sambil menyambut surat dari tangan Sabrina. Perkataannya sukses membuat suasana di aula semakin ricuh. "Kita jadian!" lanjutnya. Sejak kejadian absurd yang ditonton banyak orang itu, Jovan mengklaim Sabrina sebagai pacarnya. Sabrina dibuat heran sekaligus pusing. Bukan hanya karena sikap nyebelin Jovan, tapi juga Arka. Ia khawatir cowok yang ditaksirnya itu ikut-ikutan salah paham. Sabrina bertekad untuk mengungkapkan kebenaran. Ia akan menyelidiki siapa pemilik surat misterius itu-yang sudah membuatnya kehilangan kesempatan dekat dengan Arka, dan harus berurusan dengan Jovan yang super menyebalkan. _______ Tanggal publish: 11/04/19