Lanaroseland
- MGA BUMASA 10,050
- Mga Boto 1,235
- Mga Parte 21
Bagi Sebastian King, rumah sakit rehabilitasi ini hanyalah kandang besi yang membosankan-sampai ia menemukan Rose Blair. Rose bukan sekadar dokter baginya, wanita itu adalah napas, cahaya, dan satu-satunya alasan mengapa darah di dalam tubuh Sebastian masih mengalir. Obsesi Sebastian melampaui batas kewajaran. Ia memuja setiap langkah Rose, menghafal setiap helai rambut hitamnya, bahkan menghitung setiap helai bulu matanya.
Namun, dunia Sebastian runtuh saat mawar itu hancur di depan matanya. Rose tewas, terjatuh dari lantai enam dengan tubuh yang membentur lantai dingin. Di saat itulah, Sebastian King menyadari satu hal yang menghancurkan jiwanya, Kehilangan Rose jauh lebih menyakitkan daripada sakau yang pernah ia rasakan.
Ketika seorang pria tua di rel kereta menawarkan kesempatan mustahil, Sebastian tidak berpikir dua kali. Ia rela menjual jiwanya, membuang kewarasannya, dan menyerahkan segalanya demi memutar waktu.
"Look at me, Rose. Look at how pathetic I am. I'm begging you... please, stay alive."