mireyaptw
- Reads 5,039
- Votes 329
- Parts 11
Ziyu adalah mahasiswa sastra semester satu, sementara Tian merupakan mahasiswa administrasi semester satu. Pertemuan mereka terjadi secara tidak sengaja-mendadak, berantakan, dan tak ia inginkan. Tian terlalu santai, terlalu logis, terlalu jauh dari dunia Ziyu yang penuh perasaan. Sejak awal, Ziyu tahu-ia tidak menyukai lelaki itu.
Namun hidup jarang peduli pada rasa suka. Ada alasan yang memaksa Ziyu mendekat, alasan yang membuatnya menelan gengsi dan mulai mengejar. Bukan sekadar ingin dikenal, Ziyu harus membuat Tian jatuh cinta padanya. Ia mengatur langkah, memilih kata, dan menata senyum-seolah cinta bisa direncanakan seperti plot cerita. Tapi semakin ia mendekat, semakin kabur batas antara kewajiban dan perasaan yang mulai tumbuh diam-diam.
Pertanyaannya bukan lagi apakah Tian akan menerima Ziyu. Melainkan, apakah harapan yang ia peluk erat itu akan menyelamatkannya-atau justru menyeretnya tenggelam lebih dalam, ke tempat di mana hati tak bisa lagi berpura-pura baik-baik saja.