NovitriyantiHasan's Reading List
38 stories
Can You Hear My Heart? 18++ [ChanBaek GS] ✔️ by IntanRestiana
IntanRestiana
  • WpView
    Reads 247,190
  • WpVote
    Votes 14,224
  • WpPart
    Parts 23
"Tolong percayalah padaku hiks! Ini adalah anakmu Chan hiks hiks! Tolong jangan melakukan ini hiks! Aku akan pergindari kehidupanmu dan merawatnya sendiri chan hiks! Kumohon!" ~ Byun Baekhyun. "Gugurkan anak itu! Atau aku yang akan melakukannya sendiri!" ~ Park Chanyeol. . . . . . Cast : • Byun Baekhyun (GS) • Park Chanyeol • Xi Luhan (GS) • Oh Sehun • Do Kyungsoo (GS) • Kim Jongin • Other!
Please Come Back Together (Chanbaek gs) END ✅✔ by itsmevin25
itsmevin25
  • WpView
    Reads 100,038
  • WpVote
    Votes 5,774
  • WpPart
    Parts 30
"kumohon be kembalilah" pcy "setelah kau menyakiti dan mengusirku dengan mudahnya kau meminta maaf" bbh "mommy daddy, aeri mohon kembalilah bersama" park Aeri. Cast Byun Baekhyun (gs) Park Chanyeol Park Aeri Mingyu Rose Oh Sehun Xi Luhan Do Kyungso Kim Jongin Kim Yunho
SACRIFICE  (END)  by callmeseyul
callmeseyul
  • WpView
    Reads 179,564
  • WpVote
    Votes 4,803
  • WpPart
    Parts 5
"Apa begitu sakit sehingga kau diam saja? Aku ingin kau mengatakan kalau itu sangat sakit dan kau ingin aku yang mengantikannya!! " "Ku mohon jawab aku, Baekhyun-ah " Silahkan di baca, vote dan coment ok Cast : Byun Baekhyun Park Chanyeol Oh Kyungsoo Kim Jongin Oh Sehun Xi Luhan other
wife sacrifice  by sehunfngirl
sehunfngirl
  • WpView
    Reads 65,445
  • WpVote
    Votes 4,604
  • WpPart
    Parts 9
(END)meskipun udah end tetep vote sama comment ya buat yang baru baca . Comment dan vote kalian tetep berarti setidaknya menghargai aku yang buat cerita meskipun ceritanya udah selesai . my second story gaeess . ini cuma cerita pendek . asli hasil mikir berhari hari . kalo suka vote sma comment ya jangan malu malu . bakal diusahain fast up kok . gomaawoooo~~~~ . we are one . exo saranghaja
( End ) Sorry! by LordJoongie84
LordJoongie84
  • WpView
    Reads 137,951
  • WpVote
    Votes 10,793
  • WpPart
    Parts 11
Chanyeol POV . . . Semua salahku, apa yang terjadi dengannya adalah salahku. Kalau saja hari itu aku tak memanggilnya dengan sebutan 'sayang', mungkin saat ini dia masih bahagia dengan kekasihnya. Tapi.... Satu kata itu merubah seluruh hidupnya. . . . Baekhyun POV . . . Dalam hidupku, aku tak pernah menggantungkan harapanku begitu tinggi. Sederhana, aku ingin menikah dengannya satu saat nanti. Dia yang kenal aku dari sejak kami di bangku kuliah. Dia yang tak pernah membuatku merasa tak nyaman saat berada disampingnya. Dia yang selalu mendukungku, menyayangiku dan mencintaiku. Dia.... dia dan hanya dia. Tapi.... Kejadian sore itu membuatku kehilangannya. Seseorang yang sebelumnya tak pernah ku kenal, merusak semuanya. Aku membencinya. . . . Junmyeon POV . . . Aku terluka, dia yang kupercayai akan menjadi bagian masa depanku, ternyata memilih yang lain untuk menghabiskan masa depannya. Cintaku terhenti saat itu, saat aku tahu bahwa dia sudah menjadi jodoh orang lain. Bodoh! Satu kata itu pantas ku sematkan pada diriku sendiri. Aku pergi dengan tujuan agar hidup kami nanti jauh lebih baik dari sebelumnya. Tapi kenyataannya, jarak yang terbentang jauh membuatnya memilih pria lain. Berat dan begitu sakit. Tapi kalau dia bisa bahagia dengan pilihan barunya itu, aku hanya bisa selalu mendoakan kebaikannya. Aku mencintaimu, kemarin, sekarang dan nanti. . . . Irene POV . . . Mengenalmu adalah hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidupku. Mencintaimu adalah hal terindah dalam hidupku. Meski dihatimu mungkin tak pernah tertulis namaku, aku tetap bahagia karena ternyata akulah tujuan akhir hidupmu. Aku tak memerlukan banyak ruang di hatimu, karena aku tahu, dia masih menjadi yang pertama untukmu. Sedikit. Aku hanya butuh sedikit ruangan itu, agar aku bisa menempatkan cintaku disana. Kim Junmyeon.... Maaf aku egois, tapi setelah memilikimu, aku tak mungkin bisa melepasmu.
(End) My Punishment by LordJoongie84
LordJoongie84
  • WpView
    Reads 149,915
  • WpVote
    Votes 9,908
  • WpPart
    Parts 7
"Daddy" Chanyeol menatap bocah empat tahun yang menatapnya dengan mata berbinar itu. Lelahnya luruh seiring dengan rentangan tangan kecil itu di hadapannya. Dia tak punya pilihan lain selain membalas tatapan itu dengan sebuah senyuman. Tak menunggu lama, tubuh gempal itu sudah terayun di pelukannya. Bocah itu terkekeh bahagia dalam rangkulan pria tinggi berambut ikal itu. "Jaehyunie!" "Eomma! Daddy datang!" seru bocah itu dalam dekapan Chanyeol. Perempuan yang di panggil 'eomma' oleh bocah itu, hanya menatap Chanyeol sekilas lalu kembali masuk ke dalam rumahnya. "Eomma sudah masak enak. Ayo masuk daddy!" "Ehm. Daddy tanya, Jaehyunie tidak merepotkan eomma selama daddy pergi?" "Tidak. Jaehyunie jadi anak yang baik." "Bagus. Daddy bangga pada jagoan daddy ini." "Daddy!" "Oleh-oleh." "Aigoooo! Daddy membawakan figur deadpool untukmu. Kau pasti menyukainya." "Jaehyunie ayo masuk!" "Daddy! Eomma memanggil!" bocah berambut jamur itu mengerjap lucu. Chanyeol tersenyum dan membawa anak itu masuk ke dalam rumah. "Nasi goreng kimchi. Yeaaayyyy!" pekik Jaehyun dari pelukan Chanyeol. Pria itu mendudukkan Jaehyun di kursi khusus untuknya, lalu dia duduk di samping jagoan kecilnya. "Daddy juga menyukai nasi goreng kimchi buatan eomma?" "Ehm. Tentu saja." Chanyeol melirik ibu Jaehyun. Perempuan yang sudah lebih dari empat tahun itu tak pernah merubah ekspresi wajahnya bila berhadapan dengannya. Dingin dan tak acuh. "Eomma tidak menyiapkan sarapan untuk daddy?" Tanya si kecil Jaehyun. Si ibu langsung berdiri dari duduknya, dan kembali dengan sepiring nasi goreng kimchi. "Ck...ck... Eomma lagi-lagi tak membuatkan daddy telur mata sapi. Ehm." Perempuan itu mendesah pelan, lalu memotong telurnya menjadi dua dan membaginya ke piring Chanyeol. "Daddy jangan khawatir, nanti aku akan mengingatkan eomma untuk membuatkan telur yang utuh untuk daddy." Chanyeol mengusap kepala Jaehyun. Senyumnya terkembang tipis. "Selamat makan daddy!" "Ehm. Selamat makan jagoan!"
Ruang Rindu by LordJoongie84
LordJoongie84
  • WpView
    Reads 119,267
  • WpVote
    Votes 12,695
  • WpPart
    Parts 14
Pernahkah kalian bertanya, alasan apa yang membuat kalian bertahan dengan pilihan yang sama? Karena cinta atau karena sebuah perasaan terbiasa? Sampai dengan detik ini, Baekhyun masih menyimpan perasaan yang sama untuk seseorang yang bahkan sudah tak lagi mengganggapnya ada. Pertemuan itu, hubungan mereka yanh berjalan hanya enam bulan, memberikan kesan mendalam untuk seorang gadis yang baru merasakan namanya hati cinta. Hatinya masih penuh harap dan menunggu. Menunggu pria itu kembali padanya. Entah kapan? Yang dia yakini, perasaannya masih sama.
Lirik EXO by Kkam_Kai88
Kkam_Kai88
  • WpView
    Reads 67,467
  • WpVote
    Votes 1,150
  • WpPart
    Parts 65
Hanya kumpulan lirik EXO
Hospital In Love [ END ] by LordJoongie84
LordJoongie84
  • WpView
    Reads 242,014
  • WpVote
    Votes 19,485
  • WpPart
    Parts 14
Bagaimana menggambarkan sosoknya? Euhm... Menyebalkan? Bagi sebagian orang atau bahkan semua orang yang bekerja di Geongbok Hospital, dia adalah sosok yang sangat menyebalkan. Kenapa? Dia suka marah, suka teriak bahkan tanpa memperdulikan tempat. Wajahnya tampan tapi pelit sekali soal senyuman. Pun demikian, dia orang yang sangat kompeten dalam bidangnya. Dia, dokter utama di divisi bedah jantung.
(End) Second Chance by LordJoongie84
LordJoongie84
  • WpView
    Reads 172,249
  • WpVote
    Votes 14,532
  • WpPart
    Parts 13
Bagi dia yang pernah mati-matian berjuang dan bertahan dalam sebuah hubungan yang biasa disebut cinta, tapi sebuah pengkhianatan adalah akhir dari segalanya. Byun Baekhyun tak pernah menyangka, pria yang selalu dia banggakan, yang dia cintai dengan tulus, yang demi pria itu dia sanggup melakukan apapun, ternyata tak lebih dari pecundang yang tak bertanggungjawab. Sakit yang dia rasakan, mungkin tak banyak orang yang bisa ikut merasakan. Mereka mudah menilai sesuatu dengan kalimat 'Kenapa karena pria saja kau bisa seperti ini Baek-ah?' Bukan, ini bukan hanya tentang seorang pria. Ini tentang sebuah kepercayaan yang kemudian dikhianati. Bukan hanya tentang rasa sakit, tapi sebuah kekecewaan yang sampai detik ini tak pernah terlampiaskan.