meidyana15
- Reads 1,281
- Votes 297
- Parts 8
Setelah kehilangan demi kehilangan, Naruto belajar bahwa menjadi pahlawan tak selalu berarti bahagia.
Di balik senyumnya, ada kehampaan yang menggerogoti perlahan. Di balik sorot matanya, ada rasa bersalah yang tak pernah tidur.
Lalu Hinata datang-dengan kelembutan yang perlahan menembus retaknya.
Namun takdir tak pernah ramah.
Saat Naruto mulai percaya bahwa dirinya pantas dicintai, Hinata mulai menjauh...
dan kalimat itu keluar dari bibir yang paling ingin dia genggam:
"Aku benci melihatmu."
Cahaya itu datang... lalu padam. Meninggalkan Naruto dalam gelap yang tak pernah benar-benar ia tinggalkan.
Naruto pikir dia mulai pulih. Tapi ternyata, orang yang menyembuhkan... juga bisa jadi orang yang paling melukai.