micasamiya
- Reads 35,430
- Votes 548
- Parts 3
Angkasa Abrisam bukan lagi green flag, tapi hijau neon.
**
Bagi Yara, dikhianati oleh darah daging sendiri adalah luka yang tidak akan pernah mengering. Sepupu yang ia anggap sahabat, justru menjadi duri yang merebut kekasihnya dan menghancurkan namanya lewat fitnah. Sejak itu, "percaya" adalah kata yang Yara hapus dari kamusnya.
Setahun ia habiskan dalam kesendirian yang aman, sampai sebuah tabrakan di koridor sekolah mengubah segalanya. Napas yang memburu, jarak yang terlalu dekat, dan tatapan mata Angkasa hampir saja meruntuhkan pertahanan yang Yara bangun susah payah.
Sialnya lagi, semesta seolah sengaja bercanda. Cowok penyandang jabatan Ketua OSIS itu ternyata adalah tetangga baru di samping rumahnya.
Angkasa tidak memaksa Yara untuk sembuh. Dia hanya hadir-menemani, melindungi, dan memberikan kenyamanan yang belum pernah Yara rasakan sebelumnya. Gerakannya halus, namun dampaknya begitu nyata.
Yara sadar, jatuh cinta lagi adalah risiko besar. Namun, melihat betapa tulusnya Angkasa, bukankah pemuda itu terlalu sayang untuk tidak dimiliki?
°
Let's read it! And don't forget to give your vote & comment:)
©micasamiya, 2022.