Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Daftar bacaan blackrosse31
2 stories
Plea For Ginger by pretejel
pretejel
  • WpView
    Reads 351,514
  • WpVote
    Votes 27,495
  • WpPart
    Parts 25
Semua orang mengira Riley hanyalah perempuan polos yang entah bagaimana mampu bertahan di sisi Reale-jaksa muda yang terkenal dingin dan mustahil diajak hidup berdampingan. Padahal sejak awal, pertemuan mereka bukanlah sebuah kebetulan. Semakin Reale terbiasa dan belajar untuk mempercayai Riley, semakin banyak pula rahasia yang perlahan terungkap. Namun jika pertemuan mereka memang telah direncanakan sejak awal, mampukah kepercayaan itu bertahan?
Do you remember your first cup of coffee? by Calamummeum
Calamummeum
  • WpView
    Reads 1,895,416
  • WpVote
    Votes 171,931
  • WpPart
    Parts 57
[SELESAI] "Lo ngomong langsung ke dia?" Medhya mengangguk mantap. "Bilang kalau lo suka sama dia?" Ia mengangguk lagi. "Yang lo maksud itu, Ginan Satyatama yang ada dipikiran gue, kan?" Medhya menyerngit. "Memang, ada berapa Ginan Satyatama di kantor kamu?" Gadis itu balik bertanya. "Ya ... satu, sih." Sang teman garuk-garuk kepala. "Maksud gue. Elo ini ..." ia mengangkat telunjuk kearah pelipis, memutar-mutarnya dengan perlahan. "... sinting?" Medhya menggeleng santai. "Aku waras. Seenggaknya, sampai detik ini, masih." Sang teman menghela napas panjang. "Pantesan tiap papasan, dia selalu ngelihat gue kayak ngelihat tai kucing. Ternyata ini semua gara-gara elo." Medhya nyengir. "Terus gimana lagi sekarang?" Adinda bertanya lagi. Ia mendekat pada Medhya yang kini bersandar di kursi ruang tengah kontrakan. "Nyerah?" Medhya langsung menoleh. "Mana mungkin," ujarnya pendek, senyum-senyum. "Dia nggak nolak aku. Kenapa aku harus menyerah?" Betul. Ginan Satyatama tak pernah menolaknya. Saat mendengar pengakuannya, lelaki itu hanya menatapnya datar, lalu mengatakan beberapa kalimat yang tidak mengandung sedikitpun penolakan. Itu artinya, kesempatan Medhya masih terbuka lebar. Masih banyak hari yang tersedia untuk menyatakan kembali perasaannya pada Ginan Satyatama. Jadi, bagaimana bisa Medhya menyerah kalau kisah mereka bahkan belum dimulai sama sekali?