usarmtp's Reading List
16 stories
Pedang Karat Pena Beraksara - Qin Hong by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 137,996
  • WpVote
    Votes 1,794
  • WpPart
    Parts 30
Konon puluhan tahun yang lalu, Ban Kiam-hwee cu dengan mengandalkan ilmu pedangnya malang melintang dalam dunia persilatan tanpa tandingan. Ternyata di perguruan Lam Hay terdapat sebutir mutiara mestika yang dinamakan Ing-Kiam-Cu (mutiara pemancing pedang), benda tersebut merupakan satu-satunya benda yang sanggup mematahkan ilmunya. Bersama dengan 8 orang Hoatsu (pelindung hukum) dan beberapa tokoh-tokoh yang paling sakti dari perkumpulan tersebut dibawanya serta menyerbu Lam Hay Bun. Pertempuran tersebut berakhir dengan jatuhnya korban dari kedua belah pihak. Selain sang Hwee Cu sendiri terdapat juga 3 orang pelindung hukumnya yang bisa selamat balik ke daerah Tionggoan walaupun dengan luka yang cukup parah. Beberapa pusaka dari Lam Hay Bun (Perguruan Lam Hay) sempat dicuri oleh 3 orang Pelindung Hukum Ban Kiam Hwee yang selamat itu . Cerita ini berkisah tentang seorang anak muda yang bernama Wi Tiong Hong yang sejak kecil diasuh oleh sang pamannya sendiri yang ternyata merupakan murid dari salah satu pelindung hukum Ban Kiam Hwee yang lolos. Dalam pengembaraanya mencari tahu siapa orang tuanya sebenarnya harus mendapatkan banyak kesulitan dikarenakan tanpa setahunya ia mewarisi Ing-Kiam-Cu (mutiara pemancing pedang) dan Pedang berkarat (merupakan salah satu dari 3 pusaka perguruan Siu Lo Bun) dan Lencana Siu lo cin leng (merupakan tanda pengenal Siu Lo Cin Kun tokoh sakti pemimpin dunia persilatan yang bahkan diakui oleh pihak Ban Kiam Hwee sendiri) Munculnya perkumpulan Ban Kiam Hwee, Lam Hay Bun, Thian Sat Bun, dan orang - orang Selat Pasir Beracun mengambil bagian dalam perebutan pusaka tersebut menjadikan kisah ini semakin menarik, belum lagi kisah asmaranya dengan wanita-wanita cantik, seperti Kiam Cu dari Ban Kiam Hwee, Kiong Cu dari Lam Hay Bun, Siaucu dari Tok Seh Shia, dan murid dari Thian Sat Nio yang semuanya merupakan wanita-wanita sakti dan mempunyai kekuasaan. Siapakah wanita yang menjadi pilihan Wi Tiong Hong pada akhirnya?
Telapak Setan - Gu Long by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 144,615
  • WpVote
    Votes 1,861
  • WpPart
    Parts 25
Demi membalas dendam atas kematian keluarganya, Gan In Ling terpaksa mempelajari ilmu yang sangat mengerikan yaitu Telapak Maut, walaupun umurnya tinggal beberapa bulan lagi. Demi membalas dendamnya ia terpaksa bersifat kejam membunuh siapa saja yang menjadi musuhnya, sifatnya yang tanpa ampun dan banyak melakukan pembunuhan ini menyebabkan ia harus bentrok dengan dua orang wanita sakti penjaga kedamaian Bu Lim yaitu Thian Hong Pangcu dan Yau-ti Giok li gadis suci dari nirwana. Sifatnya yang angkuh dan dingin ini banyak menimbulkan kekaguman dari para wanita-wanita sakti ini, hubungan asmaranya bukan saja dengan kedua wanita sakti yang sebelumnya selalu bentrok dengannya ada juga dua orang wanita misterius yang kesaktiannya seimbang dengan kedua orang wanita sakti penjaga kedamaian tersebut. Siapakah wanita yang menjadi pilihan dari Gak In Ling silahkan saja baca ceritanya...?
Pendekar Bermuka Buruk - ASKPH by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 50,269
  • WpVote
    Votes 789
  • WpPart
    Parts 13
Diam-diam Lie Bun tersenyum. Ah, julukan ini tidak lebih buruk dari pada Si Topeng Setan, yakni julukan yang dulu kakaknya memberinya. Kemudian ia perhatikan kakaknya yang mulai bertanding. Hok Hwat Hwesio menjadi marah dan kirim pukulan berat ke arah dada Lie Bun. "Hwesio besar, kurang rendah pukulanmu!" Lie Bun mengejek sambil bongkokkan tubuh dan melesat dari bawah lengan lawannya. Semua penonton tertawa riuh karena pertandingan ini lucu sekali. Sedangkan Lie Kiat kerutkan alis karena ia khawatir sekali melihat gerakan adiknya yang kelihatannya seperti bukan gerakan silat itu. "Ah, celaka, jangan-jangan ia tidak mengerti silat," katanya perlahan tapi terdengar juga oleh suhunya yang berdiri di sebelahnya. "Jangan kau cemas, Lie Kiat. Kepandaian adikmu itu masih beberapa lipat lebih tinggi dari pada kepandaianku atau kepandaian Hok Hwat Hwesio," kata Kong Liak dengan mata berseri dan mulut tersenyum. Lie Kiat terkejut sekali dan memandang suhunya dengan hati tidak percaya. Kemudian ia melihat lagi ke atas panggung. Setelah beberapa kali memukul tapi selalu dapat dikelit oleh Lie Bun dengan lincahdan lucu. Terkejutlah Hok Hwat Hwesio. Ia merasa penasaran sekali dan sambil berseru keras ia keluarkan tendangan Siauw-cu-swie, yakni tendangan berantai yang berbahaya sekali. Kedua kaki hwesio yang besar dan kuat itu seakan-akan berubah menjadi kitiran dan tiada hentinya bergerak bertubi-tubi menendang ke arah bagian-bagian berbahaya dari Lie Bun. Sambil menggerakkan kakinya menendang, Hok Hwat Hwesio keluarkan seruan-seruan pendek untuk mengatur tenaga. Semua orang, termasuk Lie Kiat keluarkan teriakan tertahan dan ngeri.
Pendekar Bayangan Setan (Khu Lung) by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 198,299
  • WpVote
    Votes 2,379
  • WpPart
    Parts 25
Berawal dari niatnya mengantar Putri seorang Panglima Perang yang dibunuh oleh kawanan misterius, ternyata membawanya kepada persoalan yang menyangkut pembunuhan besar-besaran yang akan terjadi di Bu Lim. Tan Kia Beng sang tokoh utama kita ini mendapatkan suatu penemuan ajaib ketika terpukul jatuh ke jurang oleh salah satu Locianpwe dari 7 partai besar. Tenaga sakti seorang Cianpwee yang berusia seratus tahun lebih yang sudah mati berpuluh tahun yang lalu dan Mutiara Ular yang berusia ribuan tahun membuatnya menjadi seorang yang sakti, dan bukan cuma itu saja iapun mewarisi jabatan sebagai Kaucu Teh Leng Kau yang dahulu pernah menjadi perkumpulan yang sangat ditakuti didunia Bu Lim. Seiring dengan pertempuran yang sering dia lewati membuat Tenaga Sakti Mutiara Ular ribuan tahun dan Tenaga Sakti yang dilatih selama seratus tahun lebih semakin lama semakin bertambah. Mampukah dia membendung sebuah kekuatan besar yang berada di Gurun Pasir yang akan melakukan pembantaian besar di tanah Tionggoan.
Bara Maharani - Gu Long by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 233,661
  • WpVote
    Votes 2,758
  • WpPart
    Parts 84
Serial Bara Maharani terdiri dari empat buku: 1. Bara Maharani 2. Tiga Maha Besar 3. Rahasia Hiolo Kemala 4. Neraka Hitam Sinopsis : Hoa Thian Hong menggunakan pedang baja berat macam Yo Ko, dan ilmunya naik setaraf demi setaraf, sampai dapat pencerahan menemukan KUBURAN PEDANG, yaitu tokoh Tokko Wudi (Yo Ko dan Leng Ho Tiong juga ilmunya dari sini). Dimana pada kuburan pedang itu ditemukan puisi yang berintikan ilmu sakti (tentu saja bagi yang ilmu pedangnya sudah cukup tinggi macam Hoa Thian Hong). Setelah membaca puisi ini Hoa Thian Hong terus memikirnya dan terakhir dalam hari itu juga, waktu ada pertempuran antara 3 Maha Besar dan Mo Kau (terjadi pertentangan di sini dalam 3 maha besar sendiri, ya boleh dibilang masing2 ingin menyelamatkan golongannya dengan segala cara). Hoa Thian Hong yang seperti linglung itu sudah pergi, lalu kembali lagi tidak lama dan sudah menyelami inti ilmu pedangnya.
Bentrok Antar Pendekar - Khu Lung by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 12,429
  • WpVote
    Votes 180
  • WpPart
    Parts 15
Cerita silat ini merupakan lanjutan dari Karya Khu Lung yang berjudul ANAK BERANDALAN dimana akhir pertempuran antara Siau Cat It Long melawan Raja gila boneka Thian kongcu Siao Yao Hoo tidak diketahui kesudahannya. Keduanya sama-sama tidak kembali. Dua tahun kemudian jejak Siau Cap it Long berhasil ditemukan oleh dua wanita yang mencintainya Hong Si Nio dan Sim Bik Kun. Ternyata Siau Cap it Long dikendalikan oleh Pin-Pin adik Raja gila boneka Thian kongcu Siao Yao Hoo. Sanggupkah Hong Si Nio dan Siau Cap it Long menghancurkan Thian Cong yang berusaha menguasai Dunia Persilatan?
Rahasia Mo-Kau Kaucu (The Flying Eagle in the Ninth Month) - Khu Lung by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 27,411
  • WpVote
    Votes 407
  • WpPart
    Parts 15
Lanjutan dari Pisau Terbang Li. Tokoh utamanya murid Si Pisau Terbang Li Sun-hoan yang bernama Yap Kay. Di kolong langit ini hanya dia satu-satunya yang pernah mendapat warisan murni dari Siau-li si pisau terbang. Dia belum pernah membunuh jiwa seorangpun, malah jarang sekali turun tangan, tiada tokoh Kangouw yang jelas sampai dimana tingkat kepandaian silatnya. Tapi yang paling menakutkan tetap adalah pisaunya, "Pisau Terbang Siau-Li selamanya tidak disambitkan sia-sia". Di kala hidupnya Siangkoan Kim-hong dan Siau-li Tam-hoa adalah musuh yang sejajar dan Siangkoan Kim-hong mati di tangan Siau-li. Perkawinan antara Siangkoan Kim-hong dengan Lim-Sian-ji menghasilkan seorang putri yang bernama Siangkoan Siau-sian. Lim Sian-ji adalah seorang perempuan centil yang suka mempermainkan cinta, sampai usia lanjut baru Lim Sian-ji menginsafi kesalahan hidupnya. Selama hidupnya hanya A Fei saja yang dipercaya, maka sebelum ajal, dia suruh putrinya untuk mencari A Fei. Selama hidup A Fei berkelana dan belum pernah punya tempat tinggal tetap, karena itu di saat dia bertemu Yap Kay, maka dia serahkan tanggung jawab ini kepada Yap Kay. Oleh karena itu untuk melindungi dan menjaga gadis seperti ini, boleh dikata tak mungkin terlaksana dan tugas inilah yang harus dihadapi Yap Kay. Di dunia persilatan pada saat ini, perguruan yang paling misterius adalah Mo-kau. Seorang pewaris dari Siangkoan Kim-hong ingin kembali mendirikan Kim-ci-pang dan yang harus dihadapinya adalah Mo-kau. Puncaknya adalah pertempuran antara Yap Kay dan si pewaris Siangkoan Kim-hong yang mengingatkan pada pertempuran antara Li Sun-hoan dengan Siangkoan Kim-hong. Misteri dari si pewaris Siangkoan Kim-hong cukup menarik untuk diikuti dan jawabannya hanya ada di bagian akhir ceritanya. Memang kalau bercerita tentang misteri boleh dikatakan bahwa Khu Lung adalah jagonya.
Persekutuan Pedang Sakti - Qin Hong by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 96,326
  • WpVote
    Votes 1,189
  • WpPart
    Parts 27
Dalam kisah terakhir cerita "Pedang Karat Pena Beraksara" diceritakan Ban-kiam Hweecu berhasil membekuk Sah Thian Yu. Namun dalam pembicaraan selanjutnya dikatakan kalau Ban-kiam hweecu telah menerima sepucuk surat yang ditanda tangani oleh seseorang yang mengaku bernama Sah Thian-yu. Kejadian ini tentu saja menimbulkan kecurigaan bagi pihak Ban-kiam hweecu, lalu disambut rasa keheranan oleh Sah Thian Yu sehingga tanpa terasa ia bergumam seorang diri: "Aneh, siapakah orang ini? Yaa....siapa orang ini?"
Pembakaran Kuil Thian Lok Si - ASKPH by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 17,130
  • WpVote
    Votes 350
  • WpPart
    Parts 17
Kaisar terkejut sekali, apalagi ketika mendengar bahwa seorang di antara kedua orang pemberontak itu adalah Gobi Ang Sianli yang telah terkenal namanya di kota raja, dan alangkah marahnya ketika ia mendengar bahwa pemberontak ini semenjak kecil telah dipelihara dan dididik oleh Gak Song Ki, perwiranya yang setia itu. Ia lalu mengeluarkan perintah kepada Can Kok untuk menangkap Gak Song Ki dan isteri pemberontak Ma Gi yang kini menjadi isterinya itu. Juga perintah itu mengharuskan ditangkapnya Siauw Eng dan Cin Pau serta Sian Kong Hosiang, ketua Thian Lok Si yang dapat lolos itu. Semua itu berkat kelicinan dan kecerdikan Can Kok hingga sekali gus ia mendapat surat kuasa dari Kaisar untuk menawan atau membunuh musuh-musuh dan orang-orang yang tidak disukainya. Kemudian Can Kok menyatakan kekhawatirannya karena pihak musuh adalah orang-orang yang berkepandaian tinggi, maka ia mohon diberi bantuan perwira-perwira yang pandai. Kaisar lalu memerintahkan kepada tiga orang perwira yang merupakan panglima besar dan tokoh tertinggi, yakni yang bernama Mau Kun Liong, Oey Houw, dan Oey See In. Selain mendapat bantuan ketiga panglima ini, Can Kok juga memberi kabar kepada kawan-kawan lamanya, yakni Kongsan Hong-te dan kedua tosu dari Gobi-san, Cin San Cu dan Bok San Cu, oleh karena ia maklum bahwa biarpun Siauw Eng dan Gak Song Ki adalah murid-murid kedua orang tosu ini, akan tetapi Cin San Cu dan Bok San Cu adalah tosu-tosu yang taat dan setia kepada Kaisar. Dengan senjata surat perintah Kaisar, maka ia yakin bahwa kedua orang tosu itu tentu akan suka membantu untuk menawan murid-murid sendiri.
Kaki Tiga Menjangan (Duke Of Mount Deer / Lu Ding Ji) - Chin Yung by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 136,501
  • WpVote
    Votes 2,884
  • WpPart
    Parts 180
Satu lagi karya Chin Yung yang terbaik, ceritanya pada zaman pemerintahan bangsa Mancu yang pada waktu itu Kaisarnya masih terlalu muda. Saat itu muncul perkumpulan atau organisasi yang bertujuan menghancurkan Bangsa Mancu dan membangkitkan Kerajaan Beng/Ming, Thian Tee Hwee (Perkumpulan Langit dan Bumi), Keluaga Bok di In Lam dan orang-orangnya Kok Seng Ya yang bermarkas di Taiwan. Wi Siau Po tidak menyangka kalau hidupnya akan berubah menjadi orang yang paling berkuasa di Kekaisaran Dinasti Ceng setelah Kaisar Kong Hi sendiri. Ibunya yang seorang pelacur di kota Yang Ciu, sehingga ayahnya sendiripun tidak diketahuinya. Kehidupannya di Lingkungan Rumah Pelacuran menjadikannya seorang berandalan cilik yang licik, pintar melihat gelagat dan banyak akal bulusnya. Kehidupannya berubah ketika ia menolong seorang pendekar dari keroyokan musuhnya, sehingga membawanya di lingkungan istana. Dengan kepintaran dan kelicikannya ia menjadi Taykam (orang kebiri Istana/kasim), sampai perkenalannya dengan Kaisar yang pada waktu itu tidak diketahuinya, dengan akalnya bersama Kaisar membunuh seorang Panglima Perang yang berilmu tinggi yang sangat berpengaruh di Istana. Kepintaran Wi Sau Po dalam menyembunyikan identitas dirinya sebagai Orang Istana dan satu pihak sebagai Ketua Ceng Bok Tong "Thian Tee Hwe" yang sebenarnya karena terpaksa saja diterimanya, belum lagi dirinya yang harus berjaga-jaga dari niat Ibu Suri untuk membunuhnya. Dalam soal asmara, walaupun masih muda ia mahir dalam memikat para wanita dari cara halus sampai cara yang licikpun dipakainya, dari Adik Kaisar, sampai Istri Sin Liong Kaucu yang menakutkan pun disikatnya. Wuiih gile bener. Tokoh ini mengingatkan saya akan Siau Hi Ji dalam "Pendekar Binal", cuma yang ini udah parah.... He he he.....