creamvanila_0
- Reads 3,002
- Votes 385
- Parts 21
"Perjodohan" Satu kata yang terdengar begitu sederhana, namun bagi sebagian orang ibarat sebuah kutukan yang menghancurkan seluruh harapan dan mimpi. Satu kata yang merenggut kebebasan, memaksanya terikat dengan seseorang yang tak pernah mereka pilih.
Namun, bagi Karina dan Jeno, perjodohan ini sama sekali bukan sesuatu yang pantas ditakuti atau disesali. Justru sebaliknya-di balik segala pertengkaran, sanggahan, dan pertikaian yang mewarnai setiap harinya, ada rasa puas yang tak mampu mereka sangkal.
Meski tak pernah sehari pun berlalu tanpa mereka beradu pendapat, saling mengumpat, atau berdebat sengit, di dalam hati keduanya tersimpan perasaan aneh: mereka merasa lengkap. Bagi mereka, perjodohan ini bukanlah belenggu, melainkan takdir indah yang mempertemukan dua jiwa yang keras kepala, yang justru makin saling terikat erat di tengah segala perselisihan itu.