Diksinya Bagus
4 stories
OXYGEN by Pinipynimo
Pinipynimo
  • WpView
    Reads 821
  • WpVote
    Votes 565
  • WpPart
    Parts 6
Dunia ini seperti sebuah tempat menyesakkan tanpa udara. Tidak perlu bersusah payah mencari tabung oksigen, Yeira lebih memilih untuk bertahan hidup dengan napas pendek. Berlindung dari kata kuat, ia selalu saja menangis; menangisi dirinya, menangis hingga air mata kering, menangis hingga bingung akan apa yang harus ditangisi. Yeira sudah berniat kabur daripada harus terus menangis demi menghilangkan perih. Akan tetapi, tiba-tiba saja tabung oksigen terlempar mendekat dan memaksanya untuk bernapas lega di tengah tekanan. __________ 20 Juli 2024 PINIPYNIMO
Diary Renata [END] by Misstie15
Misstie15
  • WpView
    Reads 148,697
  • WpVote
    Votes 8,746
  • WpPart
    Parts 67
Pernikahan Renata dan Arkana berakhir di meja persidangan setelah hakim mengetuk palu dan menyatakan bahwa Renata terbukti berselingkuh dengan teman kuliahnya, Fandi. Tiga bulan setelah perceraian, Renata menikah dengan Fandi. Namun, pernikahan itu jauh dari harapan. Hingga pada suatu hari, Renata dan Fandi tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Kepergian mereka yang misterius memicu pencarian panjang selama bertahun-tahun oleh Arkana-mantan suami Renata-dan Rendy, kakak kandung Renata. Setelah tiga tahun tanpa kabar, Renata akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Ia menjadi korban percobaan pembunuhan yang nyaris merenggut nyawanya. Banyak fakta kelam tersembunyi selama masa hilangnya Renata-fakta yang perlahan terungkap melalui catatan harian miliknya. ****** Cerita ini merupakan karya fiksi yang sepenuhnya lahir dari imajinasi. Tokoh, tempat, dan kejadian di dalamnya tidak memiliki keterkaitan dengan dunia nyata. Jika terdapat kesamaan nama atau situasi, hal tersebut sepenuhnya merupakan ketidaksengajaan. Jangan menyalin atau menyalin-tempel cerita ini tanpa izin. Cerita ini pertama kali dipublikasikan di Wattpad.
Pranadipta. (On Going)  by usrprtty_
usrprtty_
  • WpView
    Reads 19,174
  • WpVote
    Votes 4,870
  • WpPart
    Parts 23
Pranadipta Sebasta terbiasa mendapatkan apa pun yang dia mau. Sebagai direktur di perusahaan keluarganya, dia memegang kendali atas segalanya-uang, kekuasaan, bahkan hidupnya sendiri. Tapi ada satu hal yang tak bisa dia atur. Aluna Anindya. Florist sederhana yang awalnya hanya sekadar orang asing. Gadis yang tak seharusnya menarik perhatiannya. Tapi semakin lama Dipta mendekat, semakin ia terjebak dalam pesonanya. Bukan cinta biasa-lebih dari itu. Obsesinya pada Aluna tumbuh seperti candu yang tak bisa ia hentikan. Dan saat ia siap memilikinya, takdir merenggut segalanya. Dalam satu malam, dunia mereka berubah. Ibunya berencana akan menikah dengan ayah Aluna. Dalam sekejap, gadis yang seharusnya jadi miliknya kini terikat dalam hubungan yang tak bisa ia lawan. Saudara tiri. Sebuah batasan yang tak boleh dilanggar. Tapi Dipta tak pernah mengenal kata menyerah.Dia tak peduli seberapa terlarang hubungan ini. Tak peduli jika seluruh dunia menentangnya. Karena sejak awal, Aluna adalah miliknya. Dan dia akan memastikan hal itu. Dengan cara apa pun. Highest Rank #3 florist | 06.03.25 #2 florist | 10.03.25 #1 florist | 13.03.25 #1 direktur | 20.11.2025 ⚠️Warning!⚠️ 🚫Banyak kata-kata toxic, adegan yang tidak perlu dicontoh. 🚫Mengandung kebucinan yang tingkat akut. 🚫Dilarang copas. Jangan lupa follow, vote, dan komentarnya yaa! Jangan jadi silent reader pls. Jika ada kesamaan tokoh, judul atau apapun itu murni tidak disengaja! Cover by pinterest. Happy Reading.
KERTAS dan KANVAS by justral_
justral_
  • WpView
    Reads 666
  • WpVote
    Votes 403
  • WpPart
    Parts 6
Pemuda dengan palet yang digenggamnya itu pernah membuatku percaya, bahwa mungkin, sesuatu sedang tumbuh di antara kami. Tapi hari itu, semua terasa menggantung. Tak ada jawaban, yang kutemukan hanya tatapan tanpa kepastian. "We haven't even started yet, Reen." Apa katanya? haha, ini lucu sekaligus menyedihkan. *** Eireen tak pernah benar-benar berniat membagikan kisah itu pada dunia. Ia menulisnya bukan untuk dikenal, melainkan untuk melepaskan. Sebuah cara diam-diam merawat luka yang tak sempat disembuhkan oleh waktu. Ketika buku itu kembali terbuka, bukan pembacanya yang masuk ke dalam cerita, melainkan dirinya sendiri. Ia terbenam dalam setiap kalimat, setiap bab, seolah diseret kembali ke masa lalu yang belum usai. Dan saat realitas mengetuk, garis antara fiksi dan kenyataan mulai kabur. Kisah yang ia kira telah usai, rupanya hanya sedang menunggu waktu yang tepat untuk benar-benar dimulai. *** All picture ©Pinterest