zal_ZALIHA_
"Sekarang, gantian Abang yang harus lupain kita."
"Gak! Abang gak mau! Kalian harus kembali!"
"Tapi, dunia kita... udah beda, bang."
Mahen jatuh berlutut, dengan tangis yang mulai pecah ia memohon. Memohon pada bayang-bayang samar yang mulai menghilang.
"Kembali sama Abang, ji... Abang mohon... Abang minta maaf..."