Nab's Reading List
3 stories
Curing Time di nimskyyy
nimskyyy
  • WpView
    LETTURE 1,583,143
  • WpVote
    Voti 124,442
  • WpPart
    Parti 35
Perjalanan 27 tahun dalam hidupnya, Ana masih berdamai dengan kesendiriannya. Pahitnya kisha masa lalu mengajarkannya banyak hal akan memilih pasangan hidup. Syailana Aisya Pangestika, seorang Creative Producer salah satu perusahaan televisi swasta yang telah berkecimpung didunia pertelevisian semenjak ia menanggalkan bangku kuliahnya. Dan hidupnya tidak selurus karir nya yang diidamkan banyak orang. Aditya Langit Wimala, dokter muda dengan usia yang baru menginjak kepala 3 sukses membuat orang-orang tercengang dengan keahliannya diatas meja operasi. Sukses dengan seluruh pasien yang ia tangani tak membuat kisah hidupnya sesukses karirnya. Kenyataan pahit ditinggalkan wanita yang hampir setengah usia mencuri hatinya membuatnya belajar bagaimana cara mencintai dengan selayaknya. Hingga pertemuan tak terduga terjadi, entah darimana membuat Ana dan Adit bisa menerima cinta selain kisah masa lalu mereka. Cover by: www.weheartit.com (edited by nimasdisri) Curing Time All rights reserved © 2017 by nimasdisri
The Postcards di nimskyyy
nimskyyy
  • WpView
    LETTURE 3,584
  • WpVote
    Voti 342
  • WpPart
    Parti 4
Dhatu Bhanurasmi (24) mencintai pekerjaannya sebagai copywriter layaknya ia mencintai aktivitas rebahan di akhir pekan. Apa pun tentang menulis, ia senang melakukannya. Bahkan di sela-sela akhir pekan dan rebahan pun ia menulis. Novel romansa menjadi titik dari perjalanannya menjadi seorang penulis buku yang dikenal karena pengharapan dan cinta yang ia sebarkan. Namun, menjadi full-time writer bukan cita-citanya. Cita-citanya adalah punya uang banyak dan hidup bahagia. Sama dengan cita-cita cintanya. Ia ingin hidup bahagia bersama pria yang ia cintai. Namun dalam hal mencintai, tak pernah semudah membalikkan bakwan di wajan. Ya, walau sulit juga sih kalau bakwannya lengket terus minyaknya terciprat ke wajah. Bukan masalah soal kriteria, tapi tentang siapa yang mencintai dirinya. Yang pasti, Dhatu hanya ingin bersama pria yang ia cintai. Meski harus merahasiakan diri, meski harus memendam dalam hati, meski harus menulis setiap hari, ia tetap ingin bersama yang ia cintai. Sambil berharap ada dia yang juga sama mencintainya. Ya, dia menulis. Ada berlembar-lembar kartu pos ia tulis untuk pria yang ia cintai. Walau tak pernah ia kirimkan dan hanya menumpuk dalam kotak di samping kamarnya yang temaram. Namun hatinya berharap, suatu saat mampu ia sampaikan. Suatu saat, hatinya tak ragu untuk mengungkapkan.
Jejak Sedu dan Jenaka dalam Kota di nimskyyy
nimskyyy
  • WpView
    LETTURE 5,976
  • WpVote
    Voti 632
  • WpPart
    Parti 6
Bagi Inara Aditi, pertanyaan seputar pasangan, pernikahan, dan stigma tentang dirinya yang terlalu selektif mencari pasangan begitu menggelikan. Urusan hati kenapa harus diatur masyarakat? Mengapa dirinya seolah tak bisa memilih untuk bersama yang sefrekuensi? Mengapa dirinya tak boleh belajar memilih agar kejadian masa lalu tak terulang? Mengapa dirinya diobral sana-sini hanya untuk teman minum kopi dan obrolan basa-basi? Mengapa ada mereka yang bertabur omongan sok suci berlandaskan hubungan indah saat ini? Demi apapun di dunia, ia tak ingin ada yang sakit seperti dirinya. Demi apapun di dunia, ia hanya ingin memilih tanpa ada suara-suara bertanya di ujung sana. Demi apapun di dunia, ia hanya ingin bahagia. Hingga terik dan senjanya Jakarta mempertemukan dua manusia berbeda cerita. Inara dan Prama. Dalam obrolan hangat di sebuah warung pecel, hingga candaan menjelang matahari petang dari balik pencakar langit di Sudirman.