Mr Series
2 stories
Mr. Law Illegal Love by oddtelierr
oddtelierr
  • WpView
    Reads 8,448
  • WpVote
    Votes 1,235
  • WpPart
    Parts 8
#MrSeries #2 "You say you hate me... yet you tattoo my name all over your body." "Then let me be your affair, Seraya." - Tujuh tahun lalu, Diajeng Seraya memutuskan hubungan dengan cara paling menyakitkan. Penjelasan konyol, tanpa penyesalan, dan dengan satu undangan pertunangan. Tujuh tahun kemudian, semesta, atau mungkin karma kembali mempertemukannya dengan mantan yang ia tinggalkan begitu saja. Di tempat kerja. Dalam satu tim. Dalam satu kasus! Pradirga Daksara. Pengacara paling ditakuti di firma. Mulutnya tajam, sikapnya lebih tajam lagi, dan satu hal yang pasti-dia membenci perempuan. Terutama perempuan yang pernah menghancurkan hidupnya. Ketika mereka mulai ke luar kota untuk menangani kasus seorang artis, jarak profesional mulai runtuh. Sindiran berubah jadi perdebatan. Perdebatan berubah jadi kedekatan yang tidak seharusnya terjadi. Apalagi ketika Dirga mulai menyadari satu hal: Seraya tidak pernah benar-benar meninggalkannya. Sampai akhirnya Dirga membuat keputusan paling gila dalam hidupnya. Jika hukum tidak bisa menyelamatkan Seraya, maka ia akan melanggarnya. Operasi penculikan calon pengantin wanita. Ia akan merebutnya dari tunangan sialannya itu!
Mr. Police Proposal [END] by oddtelierr
oddtelierr
  • WpView
    Reads 1,585,028
  • WpVote
    Votes 90,554
  • WpPart
    Parts 48
#MrSeries #1 "Mas, kamu gila? Ngelamar aku tiba-tiba?!" "Saya takut. Kamu diambil laki-laki lain." Ashena Jinar Mahardika merasa hidupnya sebagai mahasiswi semester enam telah sampai pada fase paling melelahkan-demotivasi. Kuliah-kafe-nugas adalah pola yang rutin ia jalankan. Namun, hal itu tidak berlangsung lama setelah dirinya dikejutkan dengan lamaran pernikahan dadakan dari lelaki misterius yang akhir-akhir ini selalu membantunya mengerjakan tugas mata kuliah hukum di kafe langganannya. Laksana Raja Ganendra merasa cinta pertama dan cinta yang ia sembunyikan diam-diam ini harus segera ia ungkapkan. Pertemuan kembali dengan perempuan yang lama tak dijumpa membuat segalanya terasa mendesak. Perempuan itu tumbuh sangat cantik, hingga terasa terlalu indah. Raja takut, wanita-nya akan direbut. Ia juga bukan laki-laki yang pandai berkata-kata, sulit untuk mengungkapkan isi hatinya. Insting laki-laki miliknya bermain cepat disini. Maka, melamar perempuan itu langsung dihadapan orang tuanya, adalah seribu langkah lebih maju yang bisa Raja lakukan.