Pemulaan
2 stories
SANG PRIMADONA  by LinaMarlina152
LinaMarlina152
  • WpView
    Reads 234
  • WpVote
    Votes 150
  • WpPart
    Parts 25
◎Happy reading◎ [Bagi yang pernah di tikung sahabat boleh nih mampir] Kehidupan nyata sama fiksi itu beda, jangan harapkan itu. karena mustahil. Ala. gadis pemberani yang menyukai seseorang namun dia tidak mau orang itu mengetahuinya, meski dia tau laki-laki itu gencar mendekatinya, namun saat hari itu mereka di persatukan. Aldri. laki-laki yang dikagumi oleh Ala dia seorang anak pengusaha,setelah kejadian itu dia di persatukan dengan sang pujaan hati, Alana Jehian. namun keluarganya tidak mengizinkan mereka bersama. Bagaimana kisah selanjut yok lanjut baca aja Happy reading📖 »»---->
Korban silaturahmi [TAMAT] by LinaMarlina152
LinaMarlina152
  • WpView
    Reads 2,096
  • WpVote
    Votes 878
  • WpPart
    Parts 46
[Selamat membaca] ◌Dalam tahap revisi◌ Angin berhembus menerpa rambut Glory, rumput dan bunga bergoyang seakan menikmati suasana tenang. "Maafkan gue yang dulu dan sekarang." Gio menatap Glory sekilas "Gue mencoba memaafkan nya." ucap Glory Semuanya hening, desiran angin menerpa rumput-rumput masih menemani mereka. "Kembalilah ke gue." Gio menggenggam tangan Glory. Namun Glory menepisnya "Sudah cukup sandiwaranya? tidak ada yang perlu di katakan lagi? Gue pulang.besok hari bahagia." Glory bangkit dan meninggalkan Gio sendiri di sana. "Gue tau ini salah gue,Glory.tapi tolong mengerti keadaan dan situasi apa yang gue hadapi, sekali aja lu ngertiin posisi gue tapi lu gak pernah. Gak pernah ngertiin gue sama sekali." Teriak Gio prustasi Glory yang belum jauh dari sana menghela napas, "Gue tau gue gak pernah ngertiin lu makannya gue memilih menjauh dari lu, biar lu mendapatkan orang yang selalau bisa mengerti situasi dan keadaan lu." Glory mengusap air matanya dan berlari pulang. Cerita seseorang yang mengorbankan segalanya demi mendapatkan cinta sejati, cinta bukan hanya sekedar kasih sayang dan takut kehilangan. Namun sebuah kata yang sangat berarti di kehidupan. saling melangkapi, memahami satu sama lain dan menerima kekurangan dan kelebihan. Tidak bersatu bukan mungkin berpisah tapi batas dan adanya jarak yang mempersulit mereka. Situasi, keadaan tidak mendukung mereka untuk bersama.