Gadisbengal
Nawallura Caturangga adalah sebuah kontradiksi hidup: dijaga ketat sebagai satu-satunya keturunan, namun dibenci setengah mati karena darah yang mengalir di nadinya. Seakan berjalan di atas titian batu tajam, satu-satunya alasan sang kakek membiarkan Nawa bernapas di rumah itu hanyalah karena perlindungan dari seorang Jenna-menantu kesayangan keluarga yang sangat menyayanginya. Akan tetapi Jenna bukanlah ibu kandungnya. Kabut kedamaian semu keluarga yang dipaksakan itu akhirnya pudar saat sebuah kebohongan besar terkuak. Nawa dengan lancang berani menggelapkan dana untuk ibu kandungnya. Kini, Nawa dipaksa bergerak di bawah pengawasan dingin Ruga Maxwell, kaki tangan sang kakek yang tidak pernah mengenal kegagalan. Di antara hukuman finansial yang ketat dari sang kakek dan kebutuhan kuliah arsitektur semester tujuhnya yang terus mengikis saldo keuangannya, dia mengambil langkah nekat sekali lagi untuk mengais uang tambahan dengan menjadi joki sketsa di kampusnya.
Di antara jeratan pria bermata tajam yang mengurungnya dan bayang-bayang masa lalunya, akankah Nawa berhasil menggambar takdirnya sendiri? Atau dia akan selamanya tercekik sulur berduri bernama keluarga?