Kuswanoto3
- LECTURAS 1,301
- Votos 97
- Partes 32
Puluhan tahun setelah meninggalkan kampung halamannya, seorang pria kembali untuk satu tujuan sederhana, menyekar ke kuburanibunya. Namun, kepulangan yang seharusnya tenang itu justru menyeretnya kembali ke masa lalu yang belum selesai. Kampung yang dulu ia tinggalkan ternyata menyimpan sejarah kelam, rentetan kematian, kegilaan, dan kehancuran rumah tangga yang hampir semuanya berakar pada satu hal, yaitu perselingkuhan.
****
Di tengah pusaran petaka itu, ia dipertemukan kembali dengan sahabat masa kecilnya yang kini hidup di bawah bayang-bayang ketakutan. Dari dialah ia mengetahui sebuah rahasia yang selama ini ditutup rapat, sebuah kuburan di ujung kampung yang posisinya tidak menghadap kiblat, dipercaya menjadi sumber kutukan yang perlahan menggerogoti seluruh desa.
****
Semakin ia mencoba mengabaikannya sebagai takhayul, semakin banyak kejadian ganjil yang ia alami. Sosok perempuan berkebaya putih, tembang yang terdengar di malam hari, hingga cermin yang menampilkan sesuatu yang tidak seharusnya hidup.
Ketika batas antara akal dan hal gaib mulai runtuh, ia dipaksa menghadapi satu kemungkinan yang paling mengerikan, bahwa kutukan itu mungkin tidak hanya hidup di tanah kampung tersebut, tetapi juga di dalam sejarah keluarganya sendiri.