gadis25
- Membaca 20
- Suara 3
- Bagian 3
Disclaimer: Cerita ini berisi konten GL (Girls Love). Bagi yang tidak berkenan, harap bijak dalam memilih bacaan. Read at your own risk."
~LAUTBIRU~
Sejauh mata memandang, hanya ada hamparan biru yang tak berujung. Laut biru bukan sekadar warna, ia adalah simbol ketenangan, tempat di mana riuh rendah dunia tenggelam dalam harmoni deburan ombak dan semilir angin.
Ia berdiri di tepian dunia, mematung di antara deburan ombak yang tak henti menyapa karang. Dengan gaun biru yang berkibar tertiup angin, perempuan itu mengangkat tangannya ke arah cakrawala, seolah sedang mengirimkan sinyal rindu kepada langit. Di matanya, laut biru yang luas bukan sekadar pemandangan, melainkan sebuah jalan pulang yang ia harap akan segera membawa kekasihnya kembali.
Sambil mendekap bunga-bunga jingga dan sebuah buku kenangan, ia terus menatap titik terjauh di mana air dan langit bertemu. Setiap riak kecil yang berkilau diterpa cahaya ia anggap sebagai pertanda, sebuah keajaiban yang mungkin saja akan mewujudkan doa-doanya. Ia tetap di sana, setia menunggu saat di mana sosok yang dicintainya muncul dari balik garis horisontal, berjalan melintasi air, dan kembali pulang ke dalam pelukannya yang telah lama merindu.
Riau, 1 Januari 2026.