psychechaoss
benang benang dikepalamu masih kusut, kau coba urai tapi malah tambah kusut-
akhirnya kau biarkan menjadi sampah yang mengendap dikepala.
huft
lihat kedua kantung mata itu
ia bahkan jauh lebih luntur dari senyummu
pulanglah, rawang bayang bayang itu
disela ringkukan malammu,
-iya, peluk lebih erat.
tidurlah..
*haii, selamat memasuki tiap ruang ruang cerita yang saya ukir, semoga suka. selamat membaca!