weldarahayu28's Reading List
5 stories
WORKING NINE TO WINE by embrassesmoi
embrassesmoi
  • WpView
    Reads 5,497
  • WpVote
    Votes 1,330
  • WpPart
    Parts 3
"In Vino Veritas" is a Latin phrase meaning "in wine, there is truth." Sebotol Giuseppe Quintarelli yang berada di area tengah meja makan menjadi saksi bisu betapa dingin dan menusuknya satu kalimat yang tercetus dari bibir seseorang, yang sudah sepenuhnya menyerah. "Kami sepakat untuk bercerai." Di bawah meja makan, kedua tangan Merona saling menggenggam satu sama lain erat. Semuanya berakhir di sini. Tentang keserakahan dan keegoisan yang cukup membuat muak seseorang yang sebelumnya bersikeras untuk bertahan, dan soal hati dan perasaannya yang sebenarnya-yang ia selama ini simpan rapat-rapat sendirian.
Gilded Cage by midgardst
midgardst
  • WpView
    Reads 7,528
  • WpVote
    Votes 1,143
  • WpPart
    Parts 7
Within The Dark Book 1 ** Tidak waras, berdarah dingin, hingga berbibit psikopat adalah sebutan yang disematkan saudara-saudaranya pada Mahira. Di dalam mansion mewah keluarga Giripati hampir tidak ada yang menyukai perempuan dua puluh empat tahun ini. Selain karena perilaku janggalnya, dia juga dibenci karena merupakan keturunan dari istri kedua Tuan Besar Giripati. Mahira bagaikan duri yang perlu disingkirkan dari keluarga mereka. Oleh karena itulah, para saudara dan sang ibu langsung menunjuknya ketika seorang partner bisnis yang bengis meminta upeti berupa pernikahan dengan salah satu putri keluarga mereka. Mahira tak memiliki opsi untuk menolak. Dia harus memenuhi mandat keluarga yang berutang budi pada para preman berkemeja rapi. Enam bulan adalah waktu yang dipunyainya sebelum dia melepas masa lajang. Selama itu pula dia didampingi oleh seorang pengawal dari negeri tropis sana. Cakra Adikara namanya, Mahira tidak yakin itu adalah keseluruhan namanya. Cakra bersikap asing. Mahira tidak suka karena dalam kurun waktu enam bulan itu tiba-tiba Cakra menjadi satu-satunya orang yang dia percaya. Dia jugalah orang yang nantinya akan dimintai bantuan untuk mengambil pengalaman pertamanya. "Tidurlah denganku. Mendingan aku kasih keperawananku ke kamu daripada ke pria menjijikan itu." *** All rights reserved © 2026 by midgardst
Not by Choice by siizerr
siizerr
  • WpView
    Reads 7,492
  • WpVote
    Votes 1,000
  • WpPart
    Parts 10
Ini hanya sebuah ikatan pernikahan yang terjadi karena keterbatasan waktu dan sebuah kesepakatan keluarga yang terdengar sangat konyol. Mereka hanya akan menjalani sesuai apa yang sudah direncanakan. Mungkin tak ada perasaan berdebar, kasih sayang, apalagi cinta. Ya... mungkin? Karena bagi Jana, ia hanya melaksanakan perintah dari kakeknya untuk mempertahankan posisinya di Adipranata.
Titik Temu Rasa by Sweemiltric
Sweemiltric
  • WpView
    Reads 225,572
  • WpVote
    Votes 14,246
  • WpPart
    Parts 56
Dua tahun lalu, mereka menikah dengan janji sederhana, yakni akan mencoba saling menerima dan mempercayai hubungan yang dilandasi perjodohan keluarga. Setelah akad, keduanya memilih kembali melanjutkan kehidupan di kota yang sejak lama mereka pilih. Tarega Harigam bekerja sebagai kontraktor yang menuntut proyek luar kota, sementara sang istri, Ragiza Zahira adalah pemilik rumah makan dengan kesibukan yang cukup padat. Keluarga percaya mereka akan saling menguatkan dan saling menerima satu sama lain. Namun, setibanya mereka di kota, tanpa kata keduanya memilih melangkahkan kaki kearah yang berbeda. Saling meninggalkan. Dan saling melupakan. ---------- 17/02/26 ---------- #5 istri (29/4/26) #5 marriagelife (9/6/26) #2 wedding (16/6/26) #1 nikah (22/6/26) #2 sedih (7/7/26) #1 marriage (9/7/26) #3 cerita sedih (9/7/26) #1 kontraktor (9/7/26)
SPILL THE WINE (COMPLETED) by embrassesmoi
embrassesmoi
  • WpView
    Reads 314,237
  • WpVote
    Votes 58,312
  • WpPart
    Parts 54
"In Vino Veritas" is a Latin phrase meaning "in wine, there is truth." Sebotol Giuseppe Quintarelli yang berada di area tengah meja makan menjadi saksi bisu betapa dingin dan menusuknya satu kalimat yang tercetus di tengah-tengah acara makan malam keluarga yang seharusnya berjalan 'tanpa arti' seperti sebelumnya itu. "Kami sepakat untuk bercerai." Di bawah meja makan, tangan kanan Gagah meremas erat tangan Merayu yang dingin. Semuanya harusnya berakhir di sana. Tapi, bagi Merayu-sesuatu baru dimulai. Tentang hati dan perasaannya yang sebenarnya. Soal keserakahan dan keegoisan yang selama ini ia tahan sendirian.