Aleaputt11
- LECTURAS 13,659
- Votos 1,965
- Partes 38
Setiap malam, dari jendela apartemennya, Harry Vaughan, pria berusia dua puluh satu tahun yang bekerja di sebuah perusahaan keuangan, selalu melihat cahaya lilin yang berpendar lembut dari lantai tujuh.
Cahaya itu menjadi satu-satunya hal yang membuat malamnya terasa hidup di tengah rutinitas yang membosankan dan kesepian yang tak pernah benar-benar pergi.
Namun, pada suatu malam, cahaya itu padam.
Satu malam menjadi dua, dua menjadi tiga puluh.
Selama sebulan penuh, jendela itu tetap gelap gulita - dan rasa penasaran yang semula sepele perlahan berubah menjadi kegelisahan yang tak bisa dijelaskan.
Dalam pencariannya untuk menemukan siapa pemilik cahaya itu, Harry bertemu Aqeela Calista, gadis berusia tujuh belas tahun yang hidup sebatang kara setelah ditinggalkan oleh kedua orang tuanya.
Aqeela, dengan segala luka dan ketabahannya, memiliki cara tersendiri untuk bertahan - menyalakan lilin setiap malam, bukan untuk menerangi ruangan, melainkan untuk mengingat bahwa dirinya masih ada.
Pertemuan keduanya menuntun mereka pada satu hal yang sama:
kadang, di balik cahaya sekecil lilin, tersimpan kehangatan yang mampu menyembuhkan dua jiwa yang sama-sama gelap.