One
3 stories
Because You {ON GOING} by Khayuch
Khayuch
  • WpView
    Reads 3,579
  • WpVote
    Votes 147
  • WpPart
    Parts 3
Bukan hanya senja yang indah dipenghujung sore yang bisa membuat aku menyukai keindahannya meskipun hanya sesaat, tetapi juga senyuman-mu yang mampu membuat duniaku terpana dan berhenti sekejap dan membuatku menyukaimu selama aku ada dibumi. Bukan hanya untaian kata yang membuatku tergelimang perasaan, tetapi karena pembuktian yang mampu membuat aku percaya bahwa kamu mampu berjuang bukan hanya berbicara. Sepanjang jalan kita lalui berkendara diatas motor berdua, sesekali aku tersenyum, betapa beruntungnya aku bisa berada dibelakangmu, aku percaya suatu saat nanti kita akan berjalan sejajar secara berdampingan dan kamu tidak pernah melepas genggaman tanganku. "Aku suka ini" Adzwa "Gak" Julian "Kenapa? Aku suka ini?" Adzwa "Gak boleh ada yang kamu suka, selain aku dan makanan!" Julian [ALUR SEDANG DI PERBARUI AGAR RAPIH] "Beause You!"
Jodohku Ketua Rohis [Completed]✔ by ajlynt26
ajlynt26
  • WpView
    Reads 683,977
  • WpVote
    Votes 23,419
  • WpPart
    Parts 39
Hidup bersama dengan orang yang terkesan dingin bahkan cuek, ternyata tidak seburuk yang dibayangkan. Bahkan hidup bersama dengannya hingga dikirimkan malaikat kecil merupakan hal terindah yang Tuhan kirimkan untukku. ~~~ Cover by: Pinterest Penasaran gimana ceritanya, cus langsung aja baca ya♥ ~Start: 2 April 2019~ ~Finish: 27 Mei 2020~
Menikah Dengan Duda (END) by tehiwtu
tehiwtu
  • WpView
    Reads 471,183
  • WpVote
    Votes 5,219
  • WpPart
    Parts 11
Berawal dari sebuah silaturahmi, sampai menerima tawaran untuk menikah dengan seorang Duda satu anak. Karena menurut Alifa menikah dengan siapapun dan dengan status apapun, mau itu perjaka atau duda tidak menjadi masalah. Yang terpenting menyayanginya, bertanggung jawab, dan menjadi teladan yang baik untuk dirinya dan anak-anaknya kelak. *** Menerima wanita kedua setelah pernikahan yang pertama dengan terpaksa harus gagal karena sang istri meninggalkannya setelah melahirkan buah hati mereka, tanpa alasan. bagi sebagian orang mungkin akan sulit menerimanya, dengan alasan masih belum bisa melupakan istri pertama, atau berbagai alasan lainnya. Namun tidak dengan Rafkan, dia mengikhlaskan kepergian istri pertamanya. Tidak mengingat-ingat lagi, memilih fokus mengurus sang putri yang membutuhkan kasih sayangnya. Dan saat Mamanya menawarkan untuk menikah lagi dengan anak temannya. Di sini justru Rafkan yang merasa takut, perempuan yang akan menjadi istrinya tidak menerima statusnya, juga tidak menyayangi anaknya karena bukan lahir dari rahimnya. Namun secepat kilat keraguan Rafkan terhapus setelah mereka menjalani rumah tangga. Sang istri tak pernah sekalipun mengungkit perihal status Rafkan sebelumnya, bahkan teramat menghormatinya sebagai suami. Dia pun merawat anaknya dengan limpahan kasih sayang yang sangat tulus. Seperti seorang ibu kandung kepada anaknya.