lavendelune
Marvin Mahendra selalu dikenal sebagai murid sempurna, tenang, cerdas, dan selalu berada di kelas unggulan. Berbeda jauh dengan Yura Azura, gadis pintar yang justru lebih sering dipanggil ke ruang guru karena kenakalannya saat itu. Meski begitu, diam-diam mereka saling menyukai sejak kecil. Bahkan, Marvin pernah mengungkapkan perasaannya saat kelas 3 SD perasaan yang tak pernah benar-benar dijawab oleh Yura.
Waktu memisahkan mereka setelah kelulusan. Tanpa penjelasan, Marvin memilih memutuskan semua kontak, meninggalkan Yura dengan perasaan yang tak pernah sempat ia ungkapkan.
Bertahun-tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali di bangku kuliah, berbeda jurusan, berbeda dunia. Namun kali ini, yang tersisa bukan hanya rasa yang belum selesai, tapi juga luka, tanda tanya, dan kesempatan kedua yang mungkin datang terlalu terlambat.