Aprilia19desi's Reading List
4 stories
POSSESSIVE ARSENAL by Caca_781
Caca_781
  • WpView
    Reads 8,287,085
  • WpVote
    Votes 702,742
  • WpPart
    Parts 64
Dia Arsenal, cowok paling possessive yang pernah Acha kenal. Arsen-Pemaksa Acha-Penurut Arsen-Pemberani Acha-Penakut Arsen-Dingin dan Datar Acha-Periang dan Murah Senyum Arsen-Tinggi Acha-Pendek Arsen-Ketua Gangster Acha-Pacarnya Ketua Gangster Arsen-Kejam Acha-Baik Arsen-Mandiri Acha-Manja "Milik gue bakalan selamanya akan menjadi milik gue, kalau ada yang mau ngambil silahkan, tapi jangan salahkan gue kalau lo besok berada dirumah sakit ataupun tinggal nama!" Arsenal. "Kak Arsen" cicit Acha. "Ada apa hm?" tanya Arsen sambil menatap wajah polos gadisnya. "Acha takut" jawab Acha. "Sstt, kakak gak bakalan marah sama kamu" ucap Arsen sambil merengkuh tubuh gadis miliknya. "Sekarang Acha mau apa biar gak takut lagi? Mau mobil, rumah, apart, baju, tas, sepatu, atau Acha mau liburan keluar negeri?" tanya Arsen yang hanya dibalas geleng an oleh gadisnya. "Acha cuman mau ice cream" jawab Acha sambil memainkan jari-jari tangan Arsen. Jawaban gadisnya membuat senyuman Arsen merekah, gadisnya itu berbeda dari wanita lainnya, jika wanita lain yang mendekatinya hanya ingin harta dan ketampananya saja, lain hal nya jika gadisnya, gadisnya hanya ingin ice cream, tidak dengan yang lain. "Ok, kita beli, kamu mau sekalian sama pabriknya?" tanya Arsen. "Emang boleh?" tanya Acha sambil mendongakkan kepalanya untuk melihat wajah Arsen yang lebih tinggi darinya. "Apapun yang kamu inginkan baby" seketika pipi Acha memerah karena mendengarkan kata Arsen. Betapa bahagianya Acha mempunyai pacar seperti Arsen.
Nonversation by valeriepatkar
valeriepatkar
  • WpView
    Reads 3,342,300
  • WpVote
    Votes 231,332
  • WpPart
    Parts 30
(SUDAH TERBIT) Teman, katanya. Cinta, rasanya. Pupus, akhirnya.
SEREIN by ameysiaa
ameysiaa
  • WpView
    Reads 20,490,757
  • WpVote
    Votes 1,907,630
  • WpPart
    Parts 57
"𝙿𝚊𝚝𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝𝚗𝚢𝚊, 𝚓𝚊𝚝𝚞𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚕𝚗𝚢𝚊, 𝚖𝚊𝚔𝚊 𝚒𝚊 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚝𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚗𝚍𝚒𝚛𝚒𝚗𝚢𝚊." -𝓐𝓶𝓮𝔂𝓼𝓲𝓪𝓪, Serein "Dia butuh aku Cha. Udah beribu-ribu kali aku bilang, jangan egois!" Tangan pria itu menggapai tangan gadis di hadapannya. "Kita sama-sama berjuang Cha," lanjut pria itu berusaha melembutkan nada suaranya. Gadis itu mengangguk kasar membuat air mata yang menggenang di pelupuk matanya berjatuhan. "Iya Lang, kita sama-sama berjuang." "Aku berjuang mati-matian ngalahin ego aku untuk pertahanin hubungan kita. Dan kamu ...." "Kamu berjuang mati-matian menangin ego kamu untuk mengakhiri hubungan kita."