ikhurrudin
Sebelum penyakit itu datang, Ayla Azalea sudah lebih dulu belajar tentang rasa sakit.
Dikhianati oleh orang-orang yang ia percaya.
Ditinggalkan oleh seseorang yang ia cintai sepenuh hati.
Ayla pernah mencintai seseorang yang tidak pernah benar-benar bisa ia miliki. Ia bertahan, berharap, dan menunggu... sampai akhirnya ia menyadari bahwa tidak semua cinta ditakdirkan untuk bersama.
Belum sempat hatinya benar-benar pulih, hidup kembali memberinya ujian yang lebih berat. Sebuah diagnosis dari dokter membuat dunianya runtuh dalam sekejap.
Kamar rumah sakit menjadi saksi dari semua luka yang ia simpan-tentang hati yang terluka, tentang orang-orang yang pergi, dan tentang mimpi-mimpi yang perlahan memudar.
Namun di tengah semua itu, Ayla mulai memahami satu hal:
bahwa terkadang kehilangan bukanlah akhir dari segalanya.
Dan mungkin... mengikhlaskan adalah cara paling tulus untuk mencintai.
Karena pada akhirnya, tidak semua orang yang kita cintai ditakdirkan untuk tinggal-
tetapi mereka akan selalu meninggalkan pelajaran tentang arti sebuah hati yang pernah berjuang.