devikhans's Reading List
5 stories
Banafsha [ PROSES TERBIT ] by idrianiiin
idrianiiin
  • WpView
    Reads 4,694
  • WpVote
    Votes 556
  • WpPart
    Parts 21
PROSES TERBIT || PART SUDAH TIDAK LENGKAP Berawal dari sebungkus nasi, berakhir dipinang dan diajak berikrar suci. Kurang lebih seperti itulah kisah yang dialami oleh perempuan bernama Raiqa Shezan Banafsha. Semua bermula dari cuitannya yang tertulis dalam sebuah nasi kotak, yang kerapkali dia sebarluaskan di kala Jumat datang. "Doakan saya semoga segera menikah. Siapa tahu di antara kalian ada yang doanya lebih cepat Allah ijabah." -R. S. Banafsha. Dia hanya minta untuk didoakan, tapi ikhwan yang menerima nasi pemberiannya mengasih lebih, dirinya beserta seperangkat mahar. Publish ; Senin, 25 Desember 2023
Rintik Sendu Musim Pertama  by idrianiiin
idrianiiin
  • WpView
    Reads 167,065
  • WpVote
    Votes 7,938
  • WpPart
    Parts 52
SPIN OFF || EPILOG TANPA PROLOG Melajang di usia matang bukanlah mimpi buruk. Justru mimpi buruk yang sesungguhnya ialah, kala dia harus menerima perjodohan yang telah dirancang sang ibu. Sekadar membayangkannya saja tak mampu, apalagi jika harus terjebak dalam pernikahan yang tidak inginkan. Sedangkan, hatinya masih tertawan sosok di masa lalu. Mampukah Hamzah berdamai dengan kenyataan dan membuka hati pada sosok baru? Start | Jum'at, 03 November 2023 Finish | Kamis, 14 Desember 2023
HULYA by yellsrainee
yellsrainee
  • WpView
    Reads 235,696
  • WpVote
    Votes 24,842
  • WpPart
    Parts 60
"Home is where Mom is." Copyright © 2020 by Irlyrma [You can tag @irlyrma if you share something from this story. Thank you.]
Ta'aruf? Siapa Takut! | END by idrianiiin
idrianiiin
  • WpView
    Reads 252,574
  • WpVote
    Votes 27,015
  • WpPart
    Parts 35
SELESAI || PART MASIH LENGKAP "Tunggu aku tiga atau lima tahun lagi. Aku akan segera datang ke rumah untuk melamar." Pernah mendengar kalimat sejenis itu? Percayalah itu bukan sebuah kepastian yang patut untuk diharapkan. Jika memang berniat untuk menghalalkan, sekarang pun bisa disegerakan. Ingat, perempuan itu tak selalu harus menanti, bisa saja memberanikan diri untuk mengungkap isi hati. Untuk apa menunggu sesuatu yang belum pasti? Hanya buang-buang energi. Dan untuk kalian para kaum lelaki, perempuan tak membutuhkan banyak sesumbar janji, cukup buktikan serta tunjukkan tanpa harus melibatkan banyak janji-janji ilusi. Pantaskan diri, kuatkan hati, dan katakanlah, "Aku siap menjadikanmu sebagai istri." Publish : 18 Juli 2020 s/d 18 Agustus 2020