_sweetpie
- Reads 9,035
- Votes 1,122
- Parts 9
Aku masih bertahan mengamati sosoknya dari jauh. Sekilas dia sama seperti yang lainnya, tampak tanpa beban. Tapi entahlah, aku merasa dia hidup dalam dunia yang ia ciptakan sendiri. Ia berteman dengan semua orang namun sekaligus membatasi diri dari semua orang.
"Prill, ayo pulang!" pekikan Kayra sahabatku memaksaku menoleh cepat. Untung saja Kayra tak menyadari apa yang sedari tadi kuperhatikan.
Aku mengangguk.
Tanpa sepengetahuan Kayra, sekali lagi aku menoleh pada objek yang masih menarik perhatianku. Ia masih disana. Terduduk dengan mata tertutup, terlihat begitu menikmati alunan musik dari headset yang menyumpal kedua telinga nya. Bagiku ia adalah khayal dalam realitas. Imajinasi dalam nyata.