AidaLubna9's Reading List
3 stories
DIA BARA by WEENSR
WEENSR
  • WpView
    Reads 5,487,569
  • WpVote
    Votes 409,882
  • WpPart
    Parts 44
Semua akhirnya tercapai, kecuali kamu. :)
Ruang Temu Rasa by pramyths
pramyths
  • WpView
    Reads 2,407,874
  • WpVote
    Votes 242,729
  • WpPart
    Parts 44
[Cerita ini akan menjadi gratis pada tanggal 15 September 2025] Brilian, seorang mahasiswa hukum berusia 20 tahun, berhasil bekerja part time di Kafe Ruang Temu Rasa, milik pria yang selama 1,5 tahun terakhir dicintainya diam-diam. Saat perasaannya bersambut, ia harus menghadapi mantan pacar si pria yang posesif dan psycho, serta perasaan adik sang pria, yang juga sahabat baik Brilian sendiri. *** Brilian (Bri) bersahabat baik dengan Dimas. Selain mereka, ada juga Adri dan Toro yang tergabung dalam WhatsApp Group pertemanan "Manis Manja Group". Suatu hari, tanpa ada angin dan hujan, tiba-tiba saja Dimas meminta Bri menjadi pacarnya. Padahal selama ini Dimas tidak menunjukkan perasaan apa pun padanya. Usut punya usut, Bri tahu kalau Dimas dan Larung sedang taruhan, siapa yang punya pacar lebih dulu akan terbebas dari kewajiban mengurus kafe Ruang Temu Rasa, kafe keluarga yang hidup segan mati pun tak mau. Masalahnya adalah tidak ada yang tahu bahwa selama ini Bri mencintai Larung, kakak Dimas yang juga terlibat taruhan itu. Dimas akhirnya berhasil memenangkan taruhan, dan Larung diharuskan mengurus kafe. Kabar baiknya lagi, Brilian yang sedang butuh uang tambahan, diterima bekerja part time di RuTem. Bekerja di RuTem membawa kabar baik untuk hubungan Bri dan Larung. Kesempatan untuk lebih dekat dengan pujaan hatinya itu terbuka lebar. Sayangnya, ketika perasaannya mulai bersambut, Bri tahu bahwa ternyata mencintai Larung itu sama sekali tidak mudah. Dalam sekejap, hidupnya penuh dengan masalah. Dan lagi pula ... Hey! Kan sekarang ini status Bri adalah pacar Dimas, meski hanya pura-pura. Kok bisa dia lupa poin sepenting ini? Cover by: Ilafi @pinetreeforest Start: 15 Desember 2019 Finish: 07 September 2020
HUJAN | END by Shineeminka
Shineeminka
  • WpView
    Reads 6,411,265
  • WpVote
    Votes 540,542
  • WpPart
    Parts 41
Tanpa mempedulikan air hujan yang mulai membasahi tubuhnya, Arlita berjalan ke arah Revan. Dia berdiri tepat di depan Revan. Kepalanya menunduk dalam, "Maafin aku, Van. Maafin aku kalau aku pernah bikin kamu sakit hati." "Aku cinta kamu, Arlita." Tubuh Arlita otomatis mundur beberapa langkah. Matanya mengerjap bingung. Apa yang barusan dia dengar? Revan mencintainya? Dia mengatakan kata maaf, namun kenapa Revan malah membalasnya dengan kata cinta?